adplus-dvertising

Doa Ketika Hujan Turun, Yuk Amalkan

Haerani Hambali, telisik indonesia
Sabtu, 16 Juli 2022
602 dilihat
Doa Ketika Hujan Turun, Yuk Amalkan
Ketika hujan adalah saat yang tepat atau waktu mustajab untuk berdoa. Foto: Repro Freepik.com

" Saat hujan turun adalah waktu mustajab untuk berdoa, sehingga kita dianjurkan banyak berdoa saat hujan turun "

KENDARI, TELISIK.ID - Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini tengah memasuki musim hujan.

Hujan adalah rahmat dan nikmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan saat hujan turun adalah waktu mustajab untuk berdoa, sehingga kita dianjurkan banyak berdoa saat hujan turun.

Berikut ini beberapa doa yang dapat diamalkan saat hujan turun, dikutip dari Rumaysho.Com.


Doa Ketika Turun Hujan

Dari Ummul Mukminin, Aisyah radhiyallahu ’anha,

“Nabi shallallahu ’alaihi wasallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari no. 1032).

Ibnu Baththol mengatakan, ”Hadis ini berisi anjuran untuk berdoa ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5: 18, Asy Syamilah).

Dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda,

“Dua doa yang tidak akan ditolak: [1] doa ketika adzan dan [2] doa ketika ketika turunnya hujan.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ no. 3078).

Baca Juga: Besarnya Keutamaan Sabar dalam Pandangan Islam

Doa Ketika Hujan Lebat

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam suatu saat pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa,

“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari [Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan].” (HR. Bukhari no. 1014).

Syaikh Sholih As Sadlan mengatakan bahwa doa di atas dibaca ketika hujan semakin lebat atau khawatir hujan akan membawa dampak bahaya. (Lihat Dzikru wa Tadzkir, Sholih As Sadlan, hal. 28, Asy Syamilah).

Baca Juga: Dilarang Berpuasa di Hari Tasyrik, Ini Alasannya

Doa Setelah Hujan Reda

Dari Zaid bin Kholid Al Juhani, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan salat subuh bersama kami di Hudaibiyah setelah hujan turun pada malam harinya. Tatkala hendak pergi, beliau menghadap jemaah salat, lalu mengatakan, ”Apakah kalian mengetahui apa yang dikatakan Rabb kalian?” Kemudian mereka mengatakan,”Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui”. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Pada pagi hari, di antara hamba-Ku ada yang beriman kepada-Ku dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan ’Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka dialah yang beriman kepada-Ku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan ‘Muthirna binnau kadza wa kadza’ (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepada-Ku dan beriman pada bintang-bintang.” (HR. Bukhari no. 846 dan Muslim no. 71).

Dalam riwayat yang lain, setelah hujan reda, dikutip dari pikiran-rakyat.com,  dapat membaca doa ini:

"Muthirnaa bifadhlillahi wa rahmatihi."

Artinya: "Diturunkan kepada kami hujan berkat anugerah Allah dan rahmat-Nya. (HR Bukhari). (C)

Penulis: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga