adplus-dvertising

Dosen UNUSRA Digenjot Berpikir Kritis dengan Latihan Literasi

Andi Irna Fitriani, telisik indonesia
Jumat, 14 Januari 2022
483 dilihat
Dosen UNUSRA Digenjot Berpikir Kritis dengan Latihan Literasi
Penyerahan cinderamata oleh Mafindo Kendari, kepada pihak Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara. Foto: Ist

" Tingkatkan cara berpikir kritis untuk menerepkan kurikulum tular nalar ke dalam kurikulum perkuliahan "

KENDARI, TELISIK.ID - Tingkatkan cara berpikir kritis untuk menerepkan kurikulum tular nalar ke dalam kurikulum perkuliahan, Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (UNUSRA) mengikuti pelatihan.

Program tular nalar menghadirkan kurikulum literasi media, sebagai latihan berpikir kritis yang diwujudkan dalam berbagai sarana pembelajaran. Mulai dari video, website, artikel rubrik, dan lain-lain. Melalui program ini kompetensi literasi media dapat diasah sesuai dengan konteksnya.

Koordinator Wilayah (Korwil) Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Kota Kendari, Jumrana mengatakan, maksud utama diselenggarakannya pelatihan adalah, untuk meliterasi dan melatih para dosen-dosen UNUSRA dalam hal menerepkan kurikulum tular nalar.


"Selain itu, para peserta juga diarahkan ke praktek periksa fakta dan cara menggunakan alat-alat periksa fakta yang telah disediakan oleh Mafindo," katanya, Jumat (14/1/2022).

Antusiasme tidak hanya datang dari kalangan dosen saja, tetapi Juga dari mahasiswa UNUSRA. Di mana, mereka turut aktif memberikan pertanyaan dan pendapatnya di tengah berlangsungnya kegiatan.

Sementara itu, Ketua Litbang Mafindo Kota Kendari, Sitti Utami Rezkiawaty Kamil mengatakan, output yang diharapkan dari penyelenggaraan kegiatan adalah, peserta dapat melek media dan terliterasi digital.

Juga memiliki kemampuan untuk berpikir kritis dan cerdas ditengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi saat ini.

"Agar terhindar dari virus-virus seperti hoaks, ujaran kebencian dan provokasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan," ujarnya.

Baca Juga: Si Jago Merah Mengamuk, Satu Unit Rumah di Muna Ludes

Untuk diketahui, tular nalar merupakan sebuah program kolaborasi antara Mafindo, Maarif institute dan love frankie yang di dukung oleh Google.org.

Baca Juga: Jelang Pemakaman Wali Kota Baubau, Gubernur Ali Mazi dan Sejumlah Pejabat Tiba di Rumah Duka

Untuk diketahui pula, Mafindo adalah organisasi kemasyarakatan yang bertujuan, mensosialisasikan bahaya informasi bohong (hoaks) dan menciptakan imunitas terhadap hoaks di masyarakat Indonesia. (B)

Reporter: Andi Irna Fitriani

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga