adplus-dvertising

Warga Yogyakarta Olah Jambu Menjadi Berbagai Makanan

Affan Safani Adham, telisik indonesia
Rabu, 15 Juli 2020
686 dilihat
Warga Yogyakarta Olah Jambu Menjadi Berbagai Makanan
Jambu bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan sirup. Foto: Ist.

" Jika syarat perizinan sudah keluar kita akan menitipkan ke supermarket atau toko oleh-oleh di seluruh wilayah DIY. "

YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Warga masyarakat di Kota Yogyakarta selalu kompak dalam melakukan berbagai upaya untuk mengurangi kemiskinan.

Utamanya warga kampung Gembalan Atas, Suryatmajan, Danurejan, Yogyakarta, yang kini menanam jambu (jambuisasi) agar menjadi sentra jambu.

Untuk menanam jambu sebetulnya tidak memerlukan lahan yang besar. Dan untuk mengolahnya pun tidak memerlukan pabrik yang besar, tapi bisa dilakukan melalui rumah tangga.


Kini, hampir seluruh masyarakat di kampung Gemblakan Atas menanam jambu.

Salah seorang warga, Maryadi, mengaku, dari hasil panen jambu bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan sirup. Jambu itu dibuat kurma jambu, dendeng jambu, puding jambu, selai jambu, sambel jambu dan naget jambu. Selain dibuat sirup jambu, dibuat pula teh jambu.

"Bahkan, daun jambu ini kami olah menjadi minyak urut," ungkap Maryadi, Rabu (15/7/2020).

Menurut Maryadi, produk dari hasil olahan jambu selanjutnya akan dipasarkan ke beberapa toko oleh-oleh dan hotel yang berada di wilayah Suryatmajan, Yogyakarta.

Baca juga: Santri Gontor Positif COVID-19, Kondisinya Membaik

"Jika syarat perizinan sudah keluar kita akan menitipkan ke supermarket atau toko oleh-oleh di seluruh wilayah DIY," ungkapnya.

Swadaya dan inovasi warga Yogyakarta itu mendapat apresiasi yang luar biasa dari Wakil Wali Kota Yogyakarta, Drs Heroe Poerwadi, MA, yang mengajak warga masyarakat untuk melakukan terobosan.

"Khususnya dalam mengantisipasi perubahan yang terjadi pada tahun 2020 ini," kata Heroe Poerwadi.

Bagi Heroe, kreativitas warga kampung Gembakan Atas merupakan salah satu terobosan yang patut ditiru daerah lainnya.

"Dari jambu itu bisa diolah menjadi berbagai macam makanan," kata Heroe, yang menambahkan hal itu adalah upaya inovasi untuk memvariasikan segala macam bentuk makanan yang bebas kolesterol.

Kalau di Kabupaten Sleman sudah ada resto jejamuran, ke depan di Kota Yogyakarta diharapkan akan muncul warung atau resto jejambuan. "Yakni, warung yang segala sesuatunya dibuat dari bahan dasar jambu," kata Heroe Poerwadi.

Untuk menunya bisa sate jambu, bakso jambu, oseng jambu dan segala macam makanan khas jambu. "Semoga inovasi makanan dari bahan jambu ini semakin berkembang," tandasnya.

Reporter: Affan Safani Adham

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga