JAKARTA, TELISIK.ID – Ratusan D4 Bidan Pendidik terus berjuang agar bisa memperoleh Nomor Induk (NI) dan Surat Keputusan (SK) lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Melalui perwakilannya, bidan pendidik pada Kamis (18/4/2024) ini menemui pihak Ombudsman RI agar bisa menuntaskan permasalahan yang dihadapi para bidan di seluruh Indonesia. Persoalan ini juga sudah dibahas dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).
“Kami berharap masalah ini menemukan jalan keluar dan Kemenkes pun bisa segera menerbitkan NI dan SK lulus seleksi PPPK,” harap Putri Lia Ningrum, bidan pendidik yang bertugas di UPTD Asinua, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, kepada Telisik di Jakarta, Kamis (18/4/2024).
Masalah ini muncul, menurut Putri, setelah menunggu penetapan NI PPPK 2023 namun kemudian dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menduduki jabatan fungsional sebagai tenaga bidan ahli pertama.
Putri mengaku sudah berada di Jakarta bersama tujuh bidan lainnya asal Sulawesi Tenggara sejak 11 April 2024. Mereka bergabung dengan ratusan bidan pendidik dari berbagai daerah di Tanah Air dengan melakukan demo di depan Gedung Kemenkes pada Rabu (17/4/2024).
