adplus-dvertising

Ikut Vaksin, Siswa Diminta Tidak Lakukan Tindakan Hukum Bila Ada Efek Vaksinasi

Hir Abrianto, telisik indonesia
Selasa, 14 September 2021
1088 dilihat
Ikut Vaksin, Siswa Diminta Tidak Lakukan Tindakan Hukum Bila Ada Efek Vaksinasi
Pelaksanaan vaksinasi siswa di salah satu sekolah di Bombana. Foto: Hir/ Telisik

" Meski vaksin COVID-19 dinilai penting, namun siswa yang bakal disuntik diwajibkan mengantongi izin dari orang tuanya dalam bentuk surat pernyataan bersedia vaksinasi "

BOMBANA, TELISIK.ID - Pekan Vaksinasi IV di Kabupaten Bombana membuka kesempatan bagi siswa untuk mengikuti vaksin COVID-19.

Meski vaksin COVID-19 dinilai penting, namun siswa yang bakal disuntik diwajibkan mengantongi izin dari orang tuanya dalam bentuk surat pernyataan bersedia vaksinasi.

Berdasarkan pengamatan Telisik.id, surat pernyataan yang dibagikan kepada ratusan siswa SMA Negeri 03 Bombana itu berisi catatan penting di kolom keterangan, alasan jika siswa tidak diizinkan ikut vaksinasi.


"Jika tidak bersedia divaksin berikan alasan serta bukti surat keterangan dari yang berwenang," redaksi kalimat pada kolom keterangan.

Sementara itu, pada kolom pernyataan tertulis: Dengan ini mengizinkan/tidak mengizinkan anak saya untuk diberikan vaksin COVID-19 dan akan menyerahkan bukti foto copy (kartu vaksin/sertifikat vaksin) di kemudian hari dan saya tidak akan mengambil tindakan hukum apapun kepada sekolah dan instansi terkait apabila ada efek dari vaksim tersebut.

Kepala Sekolah SMA Negeri 03 Bombana, Yakob  Simson saat ditemui menegaskan bahwa format surat pernyataan itu bukan pihak sekolah yang menyusun, melainkan dibuat oleh Dinas Kesehatan Bombana.

"Untuk siswa kami (SMA Negeri 03 Bombana) tetap harus ada pernyataan orang tua. Kami tidak buat surat penyataan itu hanya meneruskan kepada setiap siswa. Tapi dibuat oleh Dinas Kesehatan Bombana," ujar Yakob kepada Telisik.id, Selasa (14/9/2021).

Guna memastikan muridnya terlindungi atas efek pasca vaksin, Yakob bakal melakukan pemantauan melalui telepon seluler.

"Dengan koordinasi dengan Faskes Rumbia, kami akan pantau kondisi siswa terkait efek pasca vaksinasi," pungkasnya.

Baca Juga: Sertifikat Lahan Diblokir BPN, Pembangunan Trans Studio Macet

Baca Juga: Pemilihan 60 Kades Ditunda, Digelar Serentak 124 Desa di 2022

Saat ini, 30 siswa telah mengikuti vaksinasi secara mandiri. Berdasarkan data sekolah, murid SMA Negeri 03 Bombana berjumlah 720 orang.

Dengan jumlah itu, Kepala Sekolah berharap siswa yang berhasil tervaksin pada pekan vaksinasi IV ini mencapai 30 persen.

Terpisah, Kabid Pelayanan Kesehatan, Tarzan menyebutkan, pada pekan Vaksinasi IV yang digelar 13-18 September ini ditargetkan di angka 13.410 orang.

Pada hari pertama pelaksanaan kemarin, Senin (13/9/2021) sebanyak 1.626 warga berhasil divaksin.

"Pekan Vaksinasi IV ini kita targetkan diangka 13.410 orang mengingat ketersediaan dosis vaksin kita," sebutnya. (B)

Reporter: Hir Abrianto

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga