adplus-dvertising

Indonesia Jadi Presidensi G20, Para Pemimpin Dunia Bakal ke Bali 2022

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Senin, 01 November 2021
1496 dilihat
Indonesia Jadi Presidensi G20, Para Pemimpin Dunia Bakal ke Bali 2022
Presiden Jokowi saat hadiri KTT G20 di Roma, Italia. Foto: Repro detik.com

" Presiden Jokowi juga secara langsung mengundang para pemimpin dunia untuk melanjutkan diskusi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Indonesia yang rencananya digelar di Bali pada 30-31 Oktober 2022 "

ROMA, TELISIK.ID - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima secara simbolis estafet keketuaan atau Kelompok 20 (G20) di Roma, Italia, pada Minggu (31/10/2021).

Mengutip Suara.com - jaringan Telisik.id, atas momen penerimaan estafet keketuaan tersebut maka Indonesia untuk pertama kalinya akan memegang presidensi G20.

Di mana, presidensi G20 merupakan forum global beranggotakan negara-negara penyumbang 80 persen produk domestik bruto (PDB) dunia.


Presiden Jokowi juga secara langsung mengundang para pemimpin dunia untuk melanjutkan diskusi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Indonesia yang rencananya digelar di Bali pada 30-31 Oktober 2022.

"Kami akan menjamu Yang Mulia dan Bapak, Ibu, di ruang terbuka, di hamparan pantai Bali yang indah, yang menginspirasi gagasan-gagasan inovatif untuk produktivitas G20 ke depan. Sampai bertemu di Indonesia. Terima kasih," kata Presiden Jokowi sebagaimana keterangan dari Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin (1/11/2021) dini hari.

Pada sesi penutupan KTT G20 Roma, Italia, Minggu (31/10/2021) waktu setempat, Perdana Menteri Italia Mario Draghi secara simbolis menyerahkan palu kepada Presiden Jokowi. Kemudian, Presiden Jokowi mengetukkan palu.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengapresiasi Italia yang telah berhasil memegang presidensi G20 2021.

"Saya sampaikan selamat kepada Italia yang telah sukses menjalankan presidensi G20 di tahun 2021. Indonesia merasa terhormat untuk meneruskan presidensi G20 di tahun 2022," kata Presiden Jokowi.

Baca Juga: Waduh, China Langsung Batalkan Ratusan Penerbangan Setelah Temukan Ini

Baca Juga: Ternyata Keluarga Paling Kaya di Asia dari India, Indonesia Urutan 4

Presiden menjelaskan, kekuataan Indonesia dalam G20 akan mendorong upaya bersama bagi pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar Recover Together, Recover Stronger.

Pertumbuhan yang inklusif, people-centered, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan, menjadi komitmen utama kepemimpinan Indonesia dalam G20.

"Upaya tersebut harus dilakukan dengan cara luar biasa, terutama melalui kolaborasi dunia yang lebih kokoh, dan inovasi yang tiada henti," ujarnya.

"G20 harus menjadi motor pengembangan ekosistem yang mendorong kolaborasi dan inovasi ini. Hal ini yang harus terus kita perdalam pada pertemuan-pertemuan kita ke depan," sambung dia.

Untuk diketahui, dikutip dari laman Kementerian Keuangan (kemenkeu.go.id) G20 atau Group of Twenty adalah sebuah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia yang terdiri atas 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa.

Forum yang dibentuk pada 1999 ini memiliki posisi strategis karena secara kolektif merupakan representasi dari 85 persen perekonomian dunia, 80 persen investasi global, 75 persen perdagangan internasional, dan 60 persen populasi dunia. 

Forum ini mengadakan pertemuan setiap tahun dan memulai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Tahunan pertamanya pada 2008 dengan partisipasi dari masing-masing kepala negara dan pemerintahan. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga