adplus-dvertising

Ingin Liburanmu di Pulau Tomia Lebih Berkesan? Yuk Kunjungi 3 Desa Wisata Ini

Nina Nurrahmah, telisik indonesia
Kamis, 05 Agustus 2021
2050 dilihat
Ingin Liburanmu di Pulau Tomia Lebih Berkesan? Yuk Kunjungi 3 Desa Wisata Ini
Obyek Wisata Unggulan di desa wisata Kahianga. Foto: Ist

" Untuk sobat travelers yang jenuh dengan hiruk pikuk suasana perkotaan, desa wisata bisa jadi destinasi liburan yang patut kamu coba "

WAKATOBI, TELISIK.ID - Wakatobi menyimpan beragam kekayaan dan keindahan yang patut disyukuri. Potensi masyarakat lokal dan suguhan budaya di Wakatobi menjadi salah satu daya tarik pariwisata yang tak boleh diabaikan.

Untuk sobat travelers yang jenuh dengan hiruk pikuk suasana perkotaan, desa wisata bisa jadi destinasi liburan yang patut kamu coba.

Yuk, simak 3 desa wisata di Wakatobi tepatnya di Pulau Tomia yang unik dan dijamin tak terlupakan ketika mengunjunginya.


1. Desa Wisata Kahianga

Untuk kamu yang tertarik mempelajari cara pembuatan aneka souvenir unik dengan bahan dasar bambu, maka mengunjungi desa wisata Kahianga bisa menjadi pilihan yang tepat.

Letak desa wisata ini berada di dataran tinggi Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi. Di desa ini juga terdapat salah satu obyek wisata Wakatobi yang terkenal yaitu Puncak Kahyangan.

“Desa Kahianga sangat terkenal dengan branding kopinya. Selain itu Desa Kahianga juga memiliki banyak potensi lain yang menjanjikan. Sudah sewajarnyalah Desa Kahianga menjadi 1 dari banyak desa yang mendapatkan pengakuan sebagai desa wisata,” ujar Ketua Genpi Wakatobi, Sarfil, saat mengunjungi desa wisata Kahianga pada Sabtu (31/7/2021).

Souvenir khas dari Desa Kahianga. Foto:Ist.

 

Setiap wisatawan yang berkunjung kesini bisa membawa pulang oleh-oleh berupa aneka souvenir dari bahan dasar bambu yang merupakan hasil buatan tangan masyarakat Desa Kahianga.

2. Desa Wisata Kollosoha

Tradisi Safara'a di desa wisata Kollosoha. Foto:Ist.

 

Desa wisata kedua yang wajib kamu kunjungi ketika di Pulau Tomia adalah desa wisata Kollosoha.

“Obyek wisata yang ditawarkan di desa ini adalah Pantai Hondue yang memiliki panjang 300 meter dengan lebar 60 meter dari bibir pantai sampai tebing. Disini kamu bisa melakukan snorkeling, diving serta tempat terbaik untuk menikmati matahari tenggelam,” ujar anggota Pokdarwis Waopu Desa Wisata Kollosoha, Samsu Adimahu (47), Senin (2/8/2021).

“Selain itu desa wisata Kollosoha juga menawarkan aktivitas memasang bubu dengan cara tradisional dan he kulu-kulu (alat tangkap ikan tradisional) kepada setiap wisatawan yang berkunjung,” tambahnya.

Anggota Pokdarwis Waopu ini juga menambahkan bahwa jika beruntung, wisatawan pun bisa ikut serta merayakan festival budaya safarra’a atau mandi air laut besama seluruh masyarakat.

3. Desa Wisata Kulati

Obyek wisata unggulan desa wisata Kulati. Foto: Ist.

 

Beralih ke ujung timur Pulau Tomia, ada desa wisata Kulati. Popularitas desa ini sungguh tidak diragukan lagi.

Desa wisata Kulati merupakan rumah bagi beragam kebudayaan yang masih terjaga serta menyajikan pemandangan terbaik di Pulau Tomia.

Baca Juga: 4 Desa Wisata Terbaik di Kaledupa, Salah Satunya Penghasil Kain Tenun yang Dipakai Menteri Pariwisata

Baca Juga: Ini 7 Spot Diving Recommended di Pulau Tomia, Wakatobi

Desa wisata ini juga merupakan satu-satunya desa wisata yang memiliki obyek wisata alam terbanyak di Pulau Tomia.

“Setiap wisatawan yang berkunjung ke desa wisata ini bisa ikut menari bersama penari dari anggota sanggar tari. Selain itu wisatawan juga bisa menyaksikan secara langsung atraksi bambu gila, ikut memancing naik perahu bersama nelayan dan mengunjungi area bank ikan," kata anggota Pokdarwis Poassa Nuhada desa wisata Kulati, Nuri, Senin (2/8/2021).

Potret kunjungan wisatawan ke desa wisata Kulati. Foto: Ist.

 

Dengan segala keunikannya dan ciri khasnya masing-masing, tentu desa wisata di Pulau Tomia layak masuk bucket list liburanmu selanjutnya.

Sudah tentukan desa wisata di Wakatobi mana yang paling menarik untuk rencana traveling-mu? List sekarang, liburan kemudian… (A)

Reporter: Nina Nurrahmah

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga