adplus-dvertising

Jual Pisang hingga Larut Malam demi Hidupi 8 Anak

Thamrin Dalby, telisik indonesia
Jumat, 05 Agustus 2022
514 dilihat
Jual Pisang hingga Larut Malam demi Hidupi 8 Anak
Lia berjualan pisang di pinggir jalan bersama dua orang anaknya yang tertidur. Foto: Thamrin Dalby/Telisik

" Hingga pukul 22.15 malam, Lia masih terlihat menjajakan dagangannnya di pinggiran poros Jalan Ir. H. Alala "

KENDARI, TELISIK.ID - Dengan wajah lusuh, ibu muda ini menata dagangannya. Pisang yang dijualnya masih banyak. Seperti biasa, dia harus menjual hingga malam.

Terlihat seorang anaknya yang masih kecil terbaring di sisi kirinya, hanya ditutupi selembar sarung. Sedangkan di sisi kanannya, anaknya yang lain, seorang anak perempuan, tegah tertidur pulas di dalam sebuah baskom kecil.

Lia (32) warga Lorong Pariama, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, hingga pukul 22.15 malam, masih terlihat menjajakan dagangannnya di pinggiran poros Jalan Ir. H. Alala.


Dengan hanya beralaskan selembar tikar, ia berjualan pisang, dan ini ia lakukan setiap hari guna membiayai delapan orang anaknya. Lima dari delapan orang anaknya adalah anak tiri. Sedangkan tiga orang lagi adalah anak kandungnya. Suami hanyalah seorang buruh bangunan.

Baca Juga: Meski Hidup Memulung, Ibu Ini Tak Ingin Anaknya Kelak Jadi Pemulung

"Setelah selesai mengerjakan pekerjaan rumah, saya ke pasar beli pisang. Ini saya lakukan sejak bulan puasa lalu hingga sekarang, karena biaya sehari-hari makin tinggi ditambah lagi delapan orang anak yang butuh biaya pak," ujar Lia.

Baca Juga: Tak Kuat Lagi Jadi Kuli, Pria Ini Mengais Rezeki dari Sampah

Lia menjual pisang sejak pukul 09.00 pagi hingga pukul 23.00 malam. Terkadang anak yang menemaninya sudah tertidur di sampingnya. Kalau lagi laris, pukul 9 malam pisangnya sudah habis.

"Saya tidak pulang sebelum dagangan saya habis, karena dagangan saya cepat rusak dan tidak baik jika dijual lagi," ujarnya. (A)

Penulis: Thamrin Dalby

Editor: Haerani HambaliĀ 

Baca Juga