adplus-dvertising

Kebiasaan Matikan Mikrofon Saat Sidang Paripurna, PKS Ogah Usul Puan Maharani di Pilpres

Musdar, telisik indonesia
Selasa, 21 Juni 2022
427 dilihat
Kebiasaan Matikan Mikrofon Saat Sidang Paripurna, PKS Ogah Usul Puan Maharani di Pilpres
PKS Sulawesi Tenggara ogah mengusulkan Puan Maharani sebagai bakal Capres 2024 di Rapimnas PKS, karena kebiasaan Puan mematikan mikrofon saat persidangan. Foto: Repro Pikiran Rakyat

" PKS yang sebelumnya tertarik untuk mengusulkan putri Megawati Soekarnoputri itu di Pilpres 2024 seketika berubah "

JAKARTA, TELISIK.ID - Aksi Ketua DPR Puan Maharani yang beberapa kali mematikan mikrofon anggota dewan menjadi catatan buruk bagi DPW PKS di Provinsi Sulawesi Tenggara.

PKS yang sebelumnya tertarik untuk mengusulkan putri Megawati Soekarnoputri itu di Pilpres 2024 seketika berubah.

Terlebih ketika Puan mematikan mikrofon Anggota DPR RI dari fraksi PKS, Amin K, saat melakukan interupsi menyinggung soal kekerasan seksual pada RKUHP.


"Mba Puan sendiri sebenarnya juga sempat kita lihat. Tapi beberapa kasus itu di DPR RI ketika Fraksi PKS mau ngomong, tiba-tiba mikrofon mati, itu repot juga, kita tidak bisa ngomong," ucap Ketua DPW PKS Sulawesi Tenggara, Yaudu Salam Ajo.

Yaudu mengungkapkan, sebagai tokoh nasional yang dinilai berpotensi maju di pilpres mendatang, Puan turut menjadi perhatian PKS di daerah.

Baca Juga: PKS Sulawesi Tenggara Jagokan 4 Nama Sebagai Capres di DPP, 2 Gubernur dan 2 Internal

"Kita tetap cermati semua tokoh-tokoh nasional yang punya suara, punya basis-basis yang kuat saya kira tidak pernah luput dari kita semua," terang Yaudu.

Diketahui, PKS tengah melaksanakan rapimnas di Jakarta sejak kemarin hingga hari ini, Selasa (21/6/2022). Rapimnas tersebut akan membahas soal pencalonan presiden. DPW PKS  34 provinsi di Indonesia akan dimintai masukan perihal capres 2024 beserta alasannya.

DPW PKS Sultra mengusulkan 4 nama di antaranya Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Majelis Syura PKS Salim Assegaf, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Tiga Poros Koalisi di Pilpres 2024, Anies-AHY hingga Prabowo-Puan

Rekomendasi rapimnas ini akan diserahkan kepada musyawarah Majelis Syura DPP PKS sebagai bahan pertimbangan.

Sementara dikutip dari PKS.id, Wakil Ketua Majelis Syura PKS Mohammad Sohibul Iman menekankan, saat ini PKS belum menentukan nama yang akan diusung menjadi calon presiden untuk Pilpres 2024.

"Untuk di forum saat ini belum ada. Dalam dua hari ini dari panitia akan dimintakan pendapat sesuai dengan usulan DPW dari daerah masing-masing tentang kira-kira capres yang kondusif untuk PKS. Dari sini kita baru tahu siapa calon presiden yang banyak dipersepsi akan memberikan total efek kepada PKS," ungkap Sohibul. (B)

Penulis: Musdar

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga