Kronologi 6 WNI Jemaah Umrah Tewas Kecelakaan di Arab Saudi, Bus Terbalik dan Terbakar
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Sabtu, 22 Maret 2025
0 dilihat
Kondisi bus pengangkut WNI yang hendak umrah di Arab Saudi setelah alami kecelakaan. Foto: Repro Dok Kemenlu.
" Rombongan jemaah umrah asal Indonesia mengalami kecelakaan bus di Wadi Qudeid, Arab Saudi "

RIYADH, TELISIK.ID - Rombongan jemaah umrah asal Indonesia mengalami kecelakaan bus di Wadi Qudeid, Arab Saudi.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis, (20/3/2025), sekitar pukul 13.30 waktu Arab Saudi atau 17.30 WIB. Akibat kejadian ini, enam orang jemaah meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Metrotvnews, kecelakaan ini melibatkan bus yang membawa jemaah umrah dari Indonesia. Lokasi kejadian berada sekitar 150 meter dari kota Jeddah. Selain korban meninggal, terdapat 13 korban lainnya yang mengalami luka-luka, serta satu orang yang selamat tanpa cedera.
Pemerintah Indonesia melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah telah turun tangan untuk menangani korban. Upaya ini mencakup proses identifikasi korban, perawatan bagi yang terluka, serta pemakaman bagi korban meninggal dunia.
Hingga saat ini, otoritas Arab Saudi masih melakukan proses identifikasi terhadap para korban yang meninggal dalam kecelakaan tersebut.
Berikut ini daftar enam jemaah umrah asal Indonesia yang meninggal dalam kecelakaan:
Sumarsih Djarudin (44 tahun)
Audrya Malika Adam (16 tahun)
Eny Soedarwati (49 tahun)
Dian Novita (38 tahun)
Areline Nawallya Adam (22 tahun)
Dawam Mahmud (48 tahun)
Baca Juga: Ratusan Jamaah Umrah Ditelantarkan Travel, Dua Orang Meninggal
Sementara itu, tiga korban luka berat yang masih menjalani perawatan di rumah sakit adalah sebagai berikut:
Fabian R Respati, 14 tahun, mengalami luka bakar serius dan dirawat di RS King Abdul Aziz Mahjar
Ahsantudhonni Ghozali, 55 tahun, mengalami retak tulang dan dirawat di RS Khulais.
Muhammad Alawi, 22 tahun, mengalami retak tulang dan dirawat di RS Obhur Jeddah
Direktur PWNI Kemlu, Judha Nugraha, mengatakan bus tersebut membawa 20 jemaah umrah Indonesia. Dia mengatakan 6 orang meninggal dunia dan belasan lainnya terluka.
"Total WNI jemaah umrah menjadi korban dalam kecelakaan adalah 20 orang. Enam di antaranya meninggal dunia dan sisanya luka-luka. Korban luka telah mendapatkan perawatan di RS Arab Saudi," ujar Judha kepada wartawan, seperti dikutip dari Detik.
Judha menyebut bus tersebut mengalami tabrakan. Bus kemudian terbalik dan terbakar.
"KJRI Jeddah telah menerima informasi tentang adanya kecelakaan bus di Wadi Qudeid (Madinah-Mecca Road) berjarak sekitar 150 km dari Kota Jeddah. Informasi sementara, bus mengalami tabrakan yang menyebabkan bus terbalik dan terbakar," kata Judha Nugraha.
Kemlu menyampaikan duka atas insiden itu. Kemlu memastikan penanganan korban yang terluka.
"Kementerian Luar Negeri saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Agensi Umrah yang memberangkatkan para jamaah guna mendapatkan data lengkap para WNI dan keluarga di Indonesia. Kemlu juga telah memberitahukan peristiwa ini kepada pihak keluarga. Kementerian Luar Negeri turut menyampaikan dukacita atas wafatnya enam jemaah umrah Indonesia dan akan terus membantu penanganan korban luka," imbuhnya.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, jemaah umrah yang menjadi korban berasal dari travel umrah PT Madani Alam Semesta.
Ia juga mengungkapkan, korban yang wafat saat ini sedang dalam proses pemakaman di Arab Saudi. Sementara itu, korban luka-luka mendapat perawatan di dua rumah sakit berbeda.
Baca Juga: 5 Penampilan Mahalini Berhijab Tuai Pujian, Umrah Perdana saat Mengandung Anak Pertama
"Kondisi saat ini wafat dalam proses pemakaman di sana, dirawat di dua rumah sakit. Kemudian asal travel-nya, yaitu namanya travel-nya itu PT Madani Alam Semesta," jelas Nasaruddin, dikutip telisik.id, Sabtu (22/3/2025).
Konsul Haji KJRI di Jeddah bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) telah berkoordinasi dengan otoritas setempat. Penanganan terhadap korban meninggal dunia dan yang sedang dirawat di rumah sakit terus dilakukan.
Pemerintah juga memastikan bahwa proses identifikasi korban berjalan dengan lancar sesuai prosedur yang berlaku di Arab Saudi.
Menurut informasi yang diterima dari jemaah umrah yang satu bus dengan para korban, data identitas enam korban meninggal dunia berasal dari laporan sesama jemaah. Proses identifikasi lebih lanjut masih dilakukan oleh otoritas Arab Saudi untuk memastikan keakuratan data.
"Data ini kami terima dari jemaah umrah yang memang menyampaikan daftar nama 6 orang ini bersama mereka saat kejadian kecelakaan," kata Yusron, seperti dilansir dari Kompas TV.
Hingga saat ini, pihak keluarga korban di Indonesia telah diberitahu mengenai kejadian ini. Pemerintah terus berkoordinasi untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta memastikan pemulangan jenazah atau pemakaman di Arab Saudi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS