Kuliah Vokasi dengan Peluang Kerja Tinggi, Politeknik Bina Husada Kendari Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Minggu, 17 Mei 2026
0 dilihat
Kuliah Vokasi dengan Peluang Kerja Tinggi, Politeknik Bina Husada Kendari Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru
Politeknik Bina Husada Kendari membuka PMB 2026 hingga Agustus mendatang. Foto: Ana Pratiwi/Telisik

" Politeknik Bina Husada Kendari kembali membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2026 hingga 31 Agustus mendatang "

KENDARI, TELISIK.ID - Politeknik Bina Husada Kendari kembali membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2026 hingga 31 Agustus mendatang.

Kampus vokasi ini menawarkan enam program studi unggulan dengan fokus utama mencetak lulusan siap kerja melalui sistem pembelajaran 70 persen praktik.

Ketua Panitia PMB, Darmayanita Wenty mengatakan, Politeknik Bina Husada Kendari menjadi salah satu kampus kesehatan yang terus diminati karena memiliki fasilitas praktik lengkap, jaringan kerja sama industri, hingga tingkat serapan alumni yang tinggi.

“Kami fokus menyiapkan lulusan siap kerja. Berdasarkan tracer study yang kami lakukan setiap tahun, sekitar 90 persen alumni sudah bekerja, sedangkan 10 persen lainnya melanjutkan pendidikan,” ujar Wenty.

Ia menjelaskan, terdapat enam program studi yang dibuka, yakni D3 Farmasi, Prodi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan, D3 Kesehatan Gigi, Prodi Sarjana Terapan Terapi Gigi, D3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM), dan Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis.

Beberapa program studi bahkan telah meraih akreditasi unggul, seperti D3 Farmasi dan D3 TLM. Sementara program lainnya telah mengantongi akreditasi baik dan baik sekali.

Baca Juga: Ningrum, Anak Petani jadi Wisudawan Terbaik D3 Farmasi Politeknik Bina Husada

Salah satu program studi yang menjadi daya tarik tersendiri adalah D3 Kesehatan Gigi. Program ini disebut sebagai satu-satunya program D3 Kesehatan Gigi di Sulawesi Tenggara.

“Khusus D3 Kesehatan Gigi, kami satu-satunya di Sulawesi Tenggara. Itu menjadi salah satu keunggulan kami karena tidak memiliki kompetitor di daerah,” katanya, Jumat (15/5/2026).

Tak hanya mengandalkan teori, mahasiswa di kampus ini juga langsung diterjunkan ke dunia kerja melalui praktik lapangan di rumah sakit, puskesmas, apotek, hingga industri farmasi yang telah bekerja sama dengan kampus.

Mahasiswa TLM dan Farmasi, misalnya, menjalani praktik di sejumlah rumah sakit besar di Kendari seperti Bahteramas, Hermina, Santa Anna, hingga fasilitas layanan kesehatan lainnya.

Menurut Wenty, banyak alumni Politeknik Bina Husada Kendari yang kini bekerja di rumah sakit, apotek, maupun perusahaan farmasi di Sulawesi Tenggara.

“Rata-rata alumni kami sudah bekerja sesuai bidangnya. Karena memang sejak kuliah mereka lebih banyak praktik di banding teori,” ungkapnya.

Selain kesehatan, kampus ini juga menawarkan Prodi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan yang dinilai memiliki prospek cerah di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga ahli pajak.

“Semua instansi sekarang membutuhkan ahli pajak, jadi prospek kerjanya sangat bagus,” tambahnya.

Dari sisi fasilitas, Politeknik Bina Husada Kendari memiliki laboratorium terpadu dengan peralatan praktik yang telah memenuhi standar pendidikan kesehatan. Bahkan, laboratorium tersebut juga digunakan mahasiswa dari kampus lain untuk kegiatan praktikum.

Kampus juga didukung tenaga pengajar berpengalaman. Sekitar 80 persen dosen telah memiliki sertifikasi pendidik dan beberapa di antaranya bergelar doktor.

Tak hanya itu, Politeknik Bina Husada Kendari juga telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri di Korea dan Filipina dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama Internasional, Politeknik Bina Husada Siapkan Lab Berkualitas

Untuk biaya pendaftaran, calon mahasiswa hanya dikenakan Rp 400 ribu yang sudah termasuk tes kesehatan. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui website resmi kampus di [https://polbinhus.ac.id/id/] maupun langsung di kampus.

Wenty mengakui masih banyak lulusan SMA yang beranggapan perguruan tinggi negeri lebih unggul. Namun menurutnya, kampus vokasi justru memberikan peluang lebih besar bagi mahasiswa untuk cepat masuk ke dunia kerja.

“Buat apa kuliah jauh-jauh dan mahal kalau akhirnya sulit mendapatkan pekerjaan. Di sini mahasiswa dipersiapkan betul-betul agar siap kerja setelah lulus,” tutupnya.

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga