Mahasiswa Beber Persoalan MAN 2 Model Medan, Minta Copot Kepala Madrasah

Reza Fahlefy, telisik indonesia
Senin, 05 September 2022
0 dilihat
Mahasiswa Beber Persoalan MAN 2 Model Medan, Minta Copot Kepala Madrasah
Massa dari IPNU Provinsi Sumatera Utara ketika melakukan aksi di depan Kemenag Provinsi Sumatera Utara, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (5/9/2022). Foto: Reza Fahlefy/Telisik

" Belasan mahasiswa yang tergabung di Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajaran Nahdlatul Ulama (IPNU) melakukan aksi massa di depan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara yang berada di Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (5/9/2022) "

MEDAN, TELISIK.ID - Belasan mahasiswa yang tergabung di Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajaran Nahdlatul Ulama (IPNU) melakukan aksi massa di depan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara yang berada di Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (5/9/2022).

Massa dalam aksinya menyampaikan beberapa permasalahan yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan yang berada di Jalan Willem Iskandar Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Adapun persoalan pertama  terkait dengan tewasnya seorang pelajar kelas XII IPA 5 bernama Nanda Patriot Harahap pada Kamis, 25 Agustus 2022. Penyebabnya, dia terjatuh dan tertimpa besi tiang gawang futsal.

"Kami meminta agar pihak Kemenag Provinsi Sumatera Utara segera mencopot jabatan Kepala MAN 2 Model Medan dan proses hukum kepada orang yang bertanggung jawab atas insiden tewasnya pelajar di sekolah itu," kata Ketua IPNU Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Haryadi Nasution dalam aksinya.

Baca Juga: Kurangi Beban Negara, Ansor Sebut Kenaikan BBM Realistis

Selain itu, massa juga menyebut, di sekolah itu rawan dengan dugaan praktek pungutan liar (Pungli). Dugaan dimulai dari uang pembangunan dan lainnya. Mereka akan membawa bukti kepada pihak kepolisian dan Kemenag Provinsi Sumatera Utara.

"Kami akan membawa bukti dugaan pungutan liar yang terjadi di MAN 2 Model Medan. Atas apa yang kami sampaikan ini, kami juga meminta agar pihak Kemenag Provinsi Sumatera Utara juga mencopot Kepala Kantor Kemenag Kota Medan," ungkapnya.

Selain itu, pihak IPNU Provinsi Sumatera Utara juga menegaskan agar pihak Kemenag melakukan pengusutan terhadap dugaan Pungli dan perkara tewasnya pelajar di MAN 2 Model Medan.

"Kami juga meminta agar pihak kepolisian menangkap dan memenjarakan oknum yang diduga melakukan Pungli filing sekolah MAN 2 Model Medan. Kami akan bawa dokumen pendukung dugaan Pungli itu," terangnya.

Baca Juga: BBM Naik, Pertalite Rp 10.000 dan Pertamax Rp 14.500, Jokowi: Pilihan Terakhir

Terpisah, Sub Koordinator Seksi Guru Madrasah di Kemenag Provinsi Sumatera Utara, H Purba Pohan ketika dikonfirmasi terkait dengan tuntutan mahasiswa mengatakan, akan menindaklanjuti kepada pimpinannya.

"Terkait dengan adanya pelajaran yang tewas. Memang kematian itu tidak bisa dipungkiri, musibah itu tanpa adanya unsur kesengajaan, itu musibah murni dan pihak keluarga dan orang tua sendiri (korban) sudah ikhlas dengan adanya musibah tersebut," ungkap Purba Pohan.

Mengenai adanya dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang ada di MAN 2 Model Medan. Pihak Kemenag Provinsi Sumatera Utara masih mendalaminya. Bahkan mereka meminta adanya bukti autentik.

"Kita butuh data, fakta dan dokumen. Mengenai adanya dugaan KKN itu. Jika ada bukti pendukung, maka akan segera kami proses," terangnya. (A)

Penulis: Reza Fahlefy

Editor: Kardin

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga