Marak Kasus Bunuh Diri, Remaja harus Jaga Kesehatan Mental

Wa Ode Ria Ika Hasana, telisik indonesia
Senin, 18 Desember 2023
0 dilihat
Marak Kasus Bunuh Diri, Remaja harus Jaga Kesehatan Mental
Kesehatan mental remaja sangat penting karena masa remaja merupakan periode perkembangan yang kritis dan berpengaruh dalam membentuk kepribadian, kemampuan beradaptasi, dan kesejahteraan secara keseluruhan. Foto: Halodoc.com

" Kesehatan mental pada remaja perlu menjadi perhatian para orang tua. Karena, seseorang yang mengalami gangguan mental bisa jadi salah satu faktor yang dapat memicu berbagai masalah, termasuk depresi dan bunuh diri "

KENDARI, TELISIK.ID - Kesehatan mental pada remaja perlu menjadi perhatian para orang tua. Karena, seseorang yang mengalami gangguan mental bisa jadi salah satu faktor yang dapat memicu berbagai masalah, termasuk depresi dan bunuh diri.

Kesehatan mental merujuk pada kondisi psikologis dan emosional seseorang. Ini mencakup keadaan pikiran, perasaan, dan kemampuan seseorang untuk mengatasi stres, berhubungan dengan orang lain, membuat keputusan, dan mengatasi kesulitan hidup. Kesehatan mental yang baik sangat penting untuk kesejahteraan umum dan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk hubungan interpersonal, pekerjaan, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Kesehatan mental remaja sangat penting karena masa remaja merupakan periode perkembangan yang kritis dan berpengaruh dalam membentuk kepribadian, kemampuan beradaptasi, dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Berikut beberapa alasan mengapa menjaga kesehatan mental remaja sangat penting:

1. Pengaruh pada Kesehatan Fisik

Kesehatan mental yang baik berkaitan erat dengan kesehatan fisik. Stres, kecemasan, atau depresi dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh, tidur, dan pola makan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mental dapat membantu menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan fisik.

Baca Juga: Kenali Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula bagi Tubuh

2. Peningkatan Kualitas Hidup

Kesehatan mental yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup remaja. Mereka cenderung lebih mampu mengatasi tekanan, mengambil keputusan yang lebih baik, dan memiliki hubungan interpersonal yang lebih sehat.

3. Performa Akademis

Kesehatan mental yang buruk dapat berdampak negatif pada performa akademis. Remaja yang mengalami masalah mental mungkin kesulitan berkonsentrasi, memproses informasi, atau menghadiri sekolah secara teratur. Jaga kesehatan mental dapat membantu meningkatkan fokus dan kinerja akademis.

4. Pemahaman Diri dan Identitas

Masa remaja adalah waktu di mana individu mulai mencari identitas mereka. Kesehatan mental yang baik dapat membantu remaja memahami diri mereka sendiri, mengatasi konflik internal, dan mengembangkan rasa percaya diri.

5. Pencegahan Gangguan Kesehatan Mental Lebih Lanjut

Jaga kesehatan mental sejak usia remaja dapat membantu mencegah gangguan kesehatan mental yang lebih serius di masa dewasa. Pengenalan dini dan manajemen masalah kesehatan mental dapat mengurangi risiko munculnya kondisi yang lebih kompleks.

6. Hubungan Sosial yang Sehat

Kesehatan mental yang baik memainkan peran penting dalam membangun hubungan sosial yang positif. Remaja dengan kesehatan mental yang baik cenderung memiliki hubungan yang lebih kuat dengan teman sebaya, keluarga, dan anggota masyarakat.

7. Kemampuan Mengatasi Tantangan

Masa remaja sering kali penuh tantangan dan perubahan. Kesehatan mental yang kuat memberikan kemampuan kepada remaja untuk mengatasi stres, tekanan, dan perubahan dengan lebih baik.

Mendukung kesehatan mental remaja melibatkan peran orang tua, pendidik, teman sebaya, dan masyarakat secara keseluruhan. Pendidikan tentang kesehatan mental dan dukungan sosial dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan positif pada masa remaja.

Dilansir dari Halodoc.com, hal yang paling utama dalam menjaga kesehatan mental anak yang masih remaja, dengan memberikan cinta dan dukungan. Saat anak memiliki hubungan emosional yang erat dengan orangtuanya, risiko untuk mengalami masalah pada kesehatan mental lebih kecil.

Berikut berbagai cara yang perlu diterapkan oleh para orangtua:

1. Orang tua perlu menunjukkan cinta, kasih sayang, serta perhatian pada anaknya.

2. Ikut serta dalam hidup anak, lalu berikan apresiasi saat mendapatkan prestasi dan memberikan dukungan saat anak merasa gagal.

Baca Juga: Apakah Beras Perlu Dicuci Sebelum Dimasak? Ini Penjelasan Ilmiahnya

3. Selalu menghargai ide dan pendapat yang dikemukakan anak.

4. Buatlah rutinitas untuk menghabiskan waktu bersama dengan anak-anak.

5. Selalu bersikap terbuka agar anak mau menceritakan perasaannya, sehingga bisa bersama mencari solusinya.

Sementara itu, dilansir dari Antaranews.com, dokter spesialis kedokteran jiwa di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang, Purwaningsih mengatakan, orang tua memiliki peranan penting dalam kesehatan mental anak dan remaja.

"Orang tua perlu paham ketika keseharian anak mulai terganggu, mengganggu fungsi perannya, konsentrasi belajarnya terganggu, kesulitan untuk mengendalikan emosi baik di rumah maupun sekolah. Di situ perlu peran orang tua (sebagai orang terdekatnya) untuk hadir," kata Purwaningsih. (C)

Penulis: Wa Ode Ria Ika Hasana

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga