Masa Subur Muncul Gejala Nyeri Payudara, Begini Penjelasan Medisnya

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 22 Mei 2026
0 dilihat
Masa Subur Muncul Gejala Nyeri Payudara, Begini Penjelasan Medisnya
Nyeri payudara saat masa subur umumnya normal akibat perubahan hormon estrogen dan progesteron tubuh. Foto: Repro iStockphoto

" Nyeri payudara merupakan keluhan yang umum dialami perempuan, terutama pada fase tertentu dalam siklus menstruasi "

JAKARTA, TELISIK.ID - Nyeri payudara merupakan keluhan yang umum dialami perempuan, terutama pada fase tertentu dalam siklus menstruasi. Salah satu kondisi yang sering menimbulkan pertanyaan adalah munculnya rasa nyeri saat masa subur atau ovulasi.

Secara medis, kondisi ini umumnya tergolong normal dan berkaitan dengan perubahan hormon dalam tubuh.

Nyeri payudara saat masa subur atau ovulasi terjadi akibat fluktuasi hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon tersebut meningkat menjelang dan selama ovulasi, sehingga memengaruhi jaringan payudara. Dampaknya, payudara dapat terasa lebih sensitif, penuh, atau sedikit bengkak.

Melansir dari Halodoc, Jumat (22/5/2026), kondisi ini dikenal sebagai mastalgia siklik, yaitu nyeri payudara yang berkaitan dengan siklus menstruasi. Meski kerap menimbulkan kekhawatiran, kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan mereda setelah masa ovulasi atau saat menstruasi dimulai.

Penyebab Nyeri Payudara Saat Masa Subur

Perubahan hormon menjadi faktor utama munculnya keluhan ini. Pada paruh pertama siklus menstruasi, kadar estrogen meningkat untuk mempersiapkan ovulasi. Menjelang ovulasi, terjadi lonjakan hormon yang kemudian diikuti peningkatan progesteron

Kondisi tersebut dapat menyebabkan saluran susu melebar dan menahan cairan, sehingga payudara terasa lebih penuh dan sensitif. Kombinasi kedua hormon ini juga meningkatkan aliran darah di jaringan payudara, yang memicu rasa nyeri ringan hingga sedang.

Baca Juga: 6 Efek Samping Mr P Keluar Cairan Putih, Berikut Penyebab dan Cara Tangkisnya

Gejala yang Umum Terjadi

Nyeri payudara saat masa subur memiliki beberapa karakteristik, di antaranya:

* Rasa nyeri tumpul atau seperti tertekan

* Payudara terasa lebih penuh atau bengkak

* Sensitivitas meningkat saat disentuh

* Terjadi pada kedua payudara

Keluhan biasanya muncul beberapa hari sebelum ovulasi, mencapai puncak saat ovulasi, lalu berangsur mereda.

Kapan Perlu Waspada

Meski umumnya normal, ada kondisi tertentu yang perlu diperiksakan lebih lanjut ke tenaga medis, seperti:

* Nyeri yang sangat hebat dan tidak kunjung reda

* Muncul benjolan pada payudara

* Perubahan bentuk atau kulit payudara

* Keluarnya cairan tidak normal dari puting

* Nyeri hanya pada satu sisi payudara

Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan tidak ada kondisi lain yang mendasari gejala tersebut.

Cara Mengurangi Keluhan

Beberapa langkah yang dapat membantu meredakan nyeri payudara saat masa subur antara lain:

* Menggunakan bra yang nyaman dan menopang dengan baik

* Kompres hangat atau dingin pada area payudara

* Mengurangi konsumsi kafein dan makanan tinggi lemak

* Mengelola stres dengan istirahat atau relaksasi

* Mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran bila diperlukan

Baca Juga: Kelainan Pedofil Tertarik dengan Anak di Bawah 13 Tahun, Berikut Penjelasan Ciri-cirinya

Selain itu, pola makan sehat, hidrasi yang cukup, dan olahraga teratur juga dapat membantu mengurangi intensitas gejala.

Nyeri payudara saat masa subur merupakan kondisi yang umum terjadi akibat perubahan hormon dalam siklus menstruasi. Meski umumnya tidak berbahaya, penting untuk tetap memperhatikan gejala yang tidak biasa dan melakukan pemeriksaan jika diperlukan.

Jika keluhan dirasa mengganggu atau disertai gejala lain, konsultasi dengan tenaga medis dapat membantu memastikan kondisi kesehatan tetap terjaga. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga