TAKALAR, TELISIK.ID - Seorang pria tidak dikenal menggunakan sepeda motor, mengaku dari kelompok Al Tauhid, menebar teror di sebuah toko campuran di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu sore (16/01/2021) kemarin.
Pelaku menyebarkan ancaman bom melalui surat yang diserahkan ke pemilik toko sebanyak 2 lembar, yang isinya meminta uang sebanyak Rp 50 juta. Jika tidak menyerahkan uang tersebut maka bom akan diledakkan dalam tiga jam dua puluh empat menit. Bahkan OTK tersebut menuliskan nomor WhatsApp dalam surat tersebut.
Dua lembar surat yang diterima pemilik toko ini berasal dari orang yang tidak dikenal, mengatasnamakan dirinya kelompok Al Tauhid.

