Mengeluh Sesak Nafas, Pasien Meninggal di Teras Puskesmas

Iradat Kurniawan, telisik indonesia
Selasa, 06 Oktober 2020
0 dilihat
Mengeluh Sesak Nafas, Pasien Meninggal di Teras Puskesmas
Leni, istri pasien. Foto: Iradat Kurniawan/Telisik

" Saya sudah meminta tolong pada dokter dan perawat yang jaga malam itu agar cepat ditangani, tapi tidak dihiraukan. "

BAUBAU, TELISIK.ID - Seorang warga Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, dibawa ke Puskesmas Wajo sekitar pukul sembilan malam, Minggu (4/10/2020).

Saat itu, kondisi Kadir, sang pasien, dalam keadaan sekarat dengan keluhan sesak napas.

Melihat dari gejala pasien yang mirip dengan penyakit jantung, dokter mengarahkan untuk dibawa ke rumah sakit umum. Tapi terlambat, pasien telah meninggal dunia sebelum mendapat perawatan.

Keluarga pasien kemudian kecewa dengan pelayanan yang dinilai lambat dan kurang respon. Apalagi mobil ambulance untuk mengantar pasien ke rumah sakit sopirnya tidak ada di tempat.

Salah seorang tetangga pasien yang turut mengantar ke Puskesmas, Delina, menjelaskan, ketika pasien dibawa ke Puskesmas, kondisinya sudah dalam keadaaan sekarat. Nafasnya sesak.

"Saya sudah meminta tolong pada dokter dan perawat yang jaga malam itu agar cepat ditangani, tapi tidak dihiraukan," jelas Delina, Selasa (6/10/2020).

Sementara istri pasien, Leni, yang masih syok juga mengutarakan kekecewaannya terhadap pelayanan pihak Puskesmas.

Baca juga: Nelayan Demo di Kantor Gubernur Sulsel Tuntut Tambang Boskalis Diusir

"Saya sangat kecewa dengan pelayanan dari Puskesmas karena suami saya tidak cepat ditangani sehingga meninggalnya pun di teras Puskesmas," jelas Leni sambil tersedu-sedu.

Pihak Puskesmas Wajo ketika dikonfirmasi menjelaskan, saat pasien dibawa ke Puskesmas, dokter yang bertugas sementara di ruangan UGD dan masih melayani pasien lain yang juga dalam kondisi parah.

"Pasien tersebut dibawa sekitar jam sembilan malam dengan keluhan sesak nafas. Dokter yang bertugas kemudian mengarahkan agar dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah karena peralatannya lebih lengkap," jelas Wa Ode Sitti Nurbayani, Kepala Puskesmas Wajo.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau Dr. Wahyu, SKM, MScPH  memaparkan, kejadian ini sangat cepat dan tidak akan terjadi jika pasien tersebut mematuhi anjuran dokter untuk cepat ke Rumah Sakit Umum.

"Memang selama ini  pasien dengan gejala sesak nafas penanganannya harus di Rumah Sakit Umum karena disana peralatannya lengkap," jelas Dr. Wahyu.

Dia juga sangat menyayangkan adanya kesalahpahaman dari pihak pasien dengan pihak Puskesmas dan mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya pasien tersebut.

"Saya selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau mengucapkan rasa belasungkawa  sedalam-dalamnya kepada keluarga pasien," tutupnya. (A)

Reporter: Iradat Kurniawan

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga