?KENDARI, TELISIK.ID - Manajemen Mie Gacoan Kendari menanggapi soal adanya tudingan limbah restoran dan persoalan lahan parkir yang sempat menuai keluhan warga sekitar.
?Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Toko Mie Gacoan Kendari, Didit menjelaskan, pihaknya telah menyediakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berfungsi mengolah limbah restoran sebelum dialirkan ke lingkungan luar.
?“Terkait persoalan limbah, kami telah menyediakan sistem IPAL. Dalam sistem ini, limbah dari POK 1 hingga POK 7 diolah terlebih dahulu sebelum masuk ke bak resapan. Air yang keluar menuju drainase dan sungai sudah melalui proses penyaringan, sehingga bukan lagi limbah mentah,” jelas Didit, Selasa (24/6/2026).
?Ia juga mengklarifikasi terkait bau yang tercium di sekitar area restoran. Menurutnya, bau tersebut bukan berasal dari limbah restoran, melainkan dari penumpukan sampah di aliran drainase depan lokasi.
?“Bau tak sedap muncul karena tumpukan sampah di aliran depan. Ini juga diperparah oleh kurangnya kapasitas tempat sampah di sekitar area tersebut. Namun, kami rutin menggunakan jasa pengangkut sampah setiap hari untuk menjaga kebersihan,” tambahnya.
