adplus-dvertising

Minyak Tanah Langka di Nusa Tenggara Timur Direspon Polisi

Berto Davids, telisik indonesia
Kamis, 24 November 2022
241 dilihat
Minyak Tanah Langka di Nusa Tenggara Timur Direspon Polisi
Kapolda Nusa Tenggara Timir, Irjen Pol Johanis Asadoma saat berpose di ruangan kerjanya. Foto: Ist.

" Kelangkaan minyak tanah yang terjadi di beberapa kabupaten di Nusa Tenggara Timur akhir-akhir ini sangat dirasakan "

KUPANG, TELISIK.ID - Kelangkaan minyak tanah yang terjadi di beberapa kabupaten di Nusa Tenggara Timur akhir-akhir ini sangat dirasakan.

Di Kabupaten Manggarai sendiri, kelangkaan tersebut juga dirasakan masyarakat. Nyaris pendistribusian di beberapa pangkalan maupun agen minyak tanah sudah tak terlihat lagi belakangan ini.

Seperti hasil pantauan Telisik.id, belasan warga sedang mengantre di pangkalan yang terletak di Kecamatan Reok. Mereka masing-masing membawa jerigen berukuran 5 liter.


Baca Juga: Sejumlah Pejabat Polda Sumatera Utara Dicopot Termasuk AKBP Rivawaty Marentina Sitinjak

Warga yang memburu minyak tanah tidak saja warga Kecamatan Reok, tapi juga datang dari kecamatan sekitar. Warga kecewa berkeliling mencari minyak tanah tapi tidak mendapatkannya.

“Saya sudah dari tadi pagi cari minyak tanah. Dan barusan, saya ke Mbaumuku namun di sudah habis. Terus sampai di sini pemilik pangkalan mengaku tak ada minyak. Ini sebentar bingung harus cari di mana lagi,” ungkap Herlin, seorang warga yang mengaku berasal dari Cucosangge, Desa Bangka Kenda Kecamatan Wae Rii.

Menanggapi itu, Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Johanis Asadoma membentuk tim khusus untuk menyelidiki penyebab terjadinya kelangkaan minyak tanah.

" lKarena minyak tanah ini masih sangat diperlukan oleh masyarakat l," katanya di Kupang, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga: Pilkades Muna Berjalan Aman

Irjen Pol Johanis mengatakan, dirinya akan memanggil Direktur Kriminal Khusus untuk menyelidiki masalah kelangkaan minyak tanah itu.

Menurut dia, Polda mempunyai satgas pangan, nantinya satgas yang ada tersebut walaupun adalah satgas yang berkaitan dengan makanan dan minuman tetapi akan dimanfaatkan untuk menangani masalah tersebut.

Kapolda pun mengkhawatirkan jika ada yang memanfaatkan kelangkaan minyak tanah itu untuk kepentingan sendiri, baik untuk menimbun ataupun sengaja menaikkan harga minyak tanah seenaknya. (B)

Penulis: Berto Davids

Editor: Kardin

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga