adplus-dvertising

Nelayan Pasutri dan Bayinya Ditemukan Tewas Mengapung di Laut

Reza Fahlefy, telisik indonesia
Rabu, 11 Mei 2022
772 dilihat
Nelayan Pasutri dan Bayinya Ditemukan Tewas Mengapung di Laut
Tim SAR Medan dan gabungan mengevakuasi mayat nelayan yang mengambang di perairan Belawan. Foto: Humas SAR Medan

" Pasangan suami-istri (Pasutri) bersama anaknya ditemukan tidak bernyawa mengapung di perairan Belawan "

MEDAN, TELISIK.ID - Pasangan suami-istri (Pasutri) bersama anaknya ditemukan tidak bernyawa mengapung di perairan Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (11/5/2022).

Adapun identitas Pasutri itu, yakni Fahrurozi (26) dan Fidah (25). Mereka adalah warga lorong Pisang Lingkungan 13, Kecamatan Medan Belawan. Sedangkan identitas anaknya berinisial A berusia 2 tahun.

Humas SAR Medan, Sariman Sitorus membenarkan adanya penemuan mayat tiga orang yang terapung di perairan Belawan. Ketiganya merupakan satu keluarga.


"Mayat atau jasad Ayah dan Ibu itu merupakan nelayan. Ketika itu mereka hendak pergi ke laut mencari ikan dan udang," kata Sariman Sitorus ketika dikonfirmasi awak media melalui selularnya.

Diakui Sariman, jasad wanita pertama ditemukan oleh warga sekira pukul 08:15 WIB. Lalu jasad pria dewasa sekitar pukul 12:00 WIB dan disusul oleh jasad bayi berjenis kelamin laki-laki.

Baca Juga: Istri Kurir Sabu Ditetapkan Tersangka, Ini Sebabnya

Pertama kali tim SAR Medan mendapatkan informasi adanya jasad wanita ditemukan di perairan Belawan berjarak 500 meter dari Pelabuhan Gudang Garam Belawan Dermaga Sandar Kapal. Selanjutnya, jasad itu dievakuasi ke kantor Direktorat Polisi Air dan Udara (Airud) Polda Sumatera Utara.

Baca Juga: 3 Hari Pencarian, Jasad Andi Ridwan Ditemukan Tersangkut Ranting Pohon Pantai

"Selanjutnya kami bersama tim gabungan kembali menemukan dua jasad lainnya," ungkap Sariman.

Menurut informasi yang diterima, ketiganya pergi kelaut untuk mencari udang dan ikan di perairan Belawan, Selasa 10 Mei 2022 sekira pukul 22:00 WIB. Naas, kapal yang mereka gunakan bocor dan tenggelam.

"Iya, informasi yang kami dapatkan memang mereka nelayan dan mereka ke laut untuk mencari udang. Kemungkinan kapal yang mereka gunakan bocor dan tenggelam. Sampai saat ini, jasad ketiga korban itu telah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan," terangnya. (C)

Reporter: Reza Fahlefy

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga