Olimpiade Matematika UHO jadi Wadah Pembinaan Bakat Pelajar Sulawesi Tenggara
Fandi Ardin, telisik indonesia
Selasa, 05 Mei 2026
0 dilihat
Olimpiade Matematika di UHO diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Foto: Fandi Ardin/Telisik
" Semangat kompetisi dan kolaborasi berpadu dalam Olimpiade Matematika UHO 2026 "

KENDARI, TELISIK.ID - Semangat kompetisi dan kolaborasi berpadu dalam Olimpiade Matematika UHO 2026, menghadirkan ratusan peserta lintas daerah untuk mengasah nalar, kreativitas, serta memperkuat peran ilmu pasti.
Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO) secara resmi membuka rangkaian Olimpiade Matematika Tingkat Nasional 2026 melalui kegiatan PAMER (Pekan Matematika Kreatif) XIX.
Pembukaan berlangsung di Gedung Auditorium kampus tersebut, Senin (4/5/2026) dan dihadiri unsur pimpinan universitas, dosen, panitia, serta ratusan peserta dari berbagai daerah.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari dengan mengusung tema “Potensi Intelektual Untuk Mewujudkan Generasi MARINE (Mathematical, Adaptive, Research-Based, Innovative, Noble, and Entrepreneurial) Melalui Kompetisi Matematika Menuju Indonesia Emas 2045”.
Tema tersebut menjadi landasan penguatan peran Matematika sebagai sarana pengembangan kemampuan berpikir kritis dan sistematis bagi generasi muda.
Baca Juga: IT Fest UHO Gelar Olimpiade Sains Komputer, Siswa SMA se-Sultra Ikut Berpartisipasi
Ketua Jurusan Pendidikan Matematika, Dr. Awaluddin, S.Pd., M.Pd menyampaikan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang memiliki fungsi strategis dalam pengembangan minat pelajar terhadap Matematika.
Ia menekankan, olimpiade tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada proses pembelajaran yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Jurusan Pendidikan Matematika tiap tahun. Kegiatan ini menjadi ajang untuk mensosialisasikan Metematika di kalangan pelajar SD, SMP, SMA untuk menumbuhkan semangat kecintaan mereka terhadap Matematika, menumbuhkan jiwa kompetitif mereka serta menumbuhkan kreatifitas mereka terhadap Matematika karena itulah adalah bagian yang sangat penting yang dimiliki pelajar untuk meraih masa depan,” ujar Awaluddin saat diwawancarai usai acara pembukaan.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mengubah persepsi pelajar terhadap Matematika yang selama ini dianggap sulit. Menurutnya, pendekatan melalui kompetisi dapat membuka pemahaman baru bahwa Matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sadar bahwa selama ini banyak pelajar menganggap bahwa Matematika itu adalah pelajaran yang sangat ditakuti, sangat sulit jadi melalui kegiatan ini kami ingin memasyarakatkan Matematika. Matematika juga sangat penting karena ini adalah bagian dari kehidupan, di mana pun kita berada pasti kita akan selalu bertemu dengan Matematika,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Arwan Halik Parda menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh puluhan sekolah dan perguruan tinggi dari berbagai wilayah. Peserta terdiri dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, dengan komposisi yang telah disesuaikan panitia.
“Tujuan kegiatan yang kami laksanakan ini yaitu untuk mewujudkan pelajar yang MARINE untuk menuju Indonesia emas 2045. Untuk pesertanya kalau untuk Tingkat SD, SMP, SMA itu sebanyak 44 sekolah itu cuman diikuti oleh wilayah Sulawesi Tenggara, untuk Tingkat universitas itu diikuti sebanyak 6 universitas dari berbagai wilayah di indonesia,” jelas Arwan Halik Parda.
Pembukaan kegiatan turut diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni, seperti paduan suara, tari kreasi yang merepresentasikan empat budaya di Sulawesi Tenggara, serta penampilan teater dari mahasiswa Pendidikan Matematika. Suasana acara berlangsung tertib dengan antusiasme tinggi dari peserta dan tamu undangan yang hadir.
Baca Juga: Siswi SMAN 2 Kendari Raih Medali Perunggu di Ajang Olimpiade Sains Internasional
Salah satu tamu undangan, Radit, mengaku terkesan dengan rangkaian acara pembukaan yang dinilai berjalan meriah dan terorganisasi. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap panitia yang telah menyiapkan kegiatan tersebut secara matang.
“Menurut saya kegiatan hari pembukaan kegiatan ini sangat sangat wow sekali, kami selaku tamu undangan tidak menyangka kegiatan hari in akan semeriah ini,” ujar Radit.
Rangkaian pembukaan ditutup dengan penampilan seni budaya khas daerah serta sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia. Setelah pembukaan, peserta dijadwalkan mengikuti tahap penyisihan dan sejumlah agenda lain hingga penutupan kegiatan pada akhir pekan mendatang. (A)
Penulis: Fandi Ardin
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS