PDAM Kolaka Utara Hentikan Suplai Air ke Ribuan Pelanggan
Muh. Risal H, telisik indonesia
Rabu, 03 Mei 2023
0 dilihat
Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Desa Watuliu, Kecamatan Lasusua. Foto: Ist.
" PDAM Tirta Tampanama, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, sementara waktu menghentikan suplai air kepada ribuan pelanggannya "
KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tampanama, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, sementara waktu menghentikan suplai air kepada ribuan pelanggannya di Kecamatan Lasusua.
Menurut Kepala Bagian Tehnik PDAM Tirta Tampanama, Sarman Saing, kondisi air pada dua unit Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Dusun Ulukalo, Desa Watuliu keruh berwarna kecoklatan. Sementara stok tawas habis akibat kendaraan logistik tertahan di Pelabuhan Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan selama dua hari.
"Air pada IPAL I dan II milik perusahaan di Desa Watuliu keruh dan melewati ambang batas normal menghitam akibat banjir di hulu," ujarnya, Rabu (3/5/2023).
Kata dia, Belum ada kepastian kapan distribusi air ke pelanggan kembali dilakukan karena bergantung ketersediaan tawas dan kondisi pasokan air di hulu. Kendaraan yang masih tertahan di Siwa itu membawa 10 ton tawas untuk kebutuhan sebulan lebih.
"Kedua IPAL milik perusahaan masing-masing berkapasitas pompa 30 dan 20 liter per detik," terangnya.
Pemda Kolaka Utara juga sedang berupaya berkomunikasi dengan pihak Dishub Siwa agar angkutan logistik pengangkut tawas bisa diprioritaskan untuk diseberangkan.
Tidak hanya di Lasusua, banjir yang melanda beberapa wilayah di Kecamatan Kodeoha kemarin menyebabkan terhentinya pasokan air untuk pelanggan.
Kondisi air di sekitar pengelolaan air PDAM Tirta Tanpanama Kolaka Utara di Kecamatan Kodeoha. Foto: Muh Risal H/Telisik
Penanggung jawab PDAM Kecamatan Kodeoha, Muhammad Idris mengungkapkan, intake pengolahan tidak dialirkan karena air berlumpur akibat curah hujan tinggi.
"Tidak dialirkan banyaknya tanah longsor (air berlumpur) karena curah hujan ekstrem mengakibatkan air keruh," tukasnya. (B)