Pembangunan Jembatan Penghubung Buton-Muna Tertunda

Iradat Kurniawan, telisik indonesia
Selasa, 21 Maret 2023
0 dilihat
Pembangunan Jembatan Penghubung Buton-Muna Tertunda
Jembatan penghubung Buton-Muna yang direncanakan akan dibangun dalam RPJMD 2022-2025 tertunda. Foto: Ist.

" Jembatan penghubung Buton dan Muna (Tona) yang direncanakan akan terbangun dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2022-2025 ditunda pelaksanaannya "

BAUBAU, TELISIK.ID - Jembatan penghubung Buton dan Muna (Tona) yang direncanakan akan terbangun dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2022-2025 ditunda pelaksanaannya.

Kepala Bappeda Sulawesi Tenggara, J Robert menuturkan, alasan dari ditundanya pembangunan jembatan tersebut karena negara belum punya kebijakan untuk pembangunan baru.

Namun kata J Robert, jembatan Buton-Muna diskenariokan untuk dimasukkan dalam RPJMD maupun RPJMN periode 2025-2030 untuk bisa dilaksanakan pembangunannya nanti pada tahun 2025 ke atas.

Baca Juga: Sekelompok Pemuda di Baubau Mengamuk

"Persoalannya sekarang dampak krisis ekonomi, inflasi terjadi di mana-mana akibat konflik global dan imbas dari COVID-19 yang membuat keuangan negara terganggu," tutur Robert saat musrenbang di Kota Baubau, Senin kemarin

Pembangunan yang membutuhkan anggaran besar itu, kata J Robert, dikoreksi lagi oleh negara merujuk kepada visibiliti studi dan ditambah lagi dana negara difokuskan untuk pembangunan IKN.

Khusus jembatan Buton Muna lanjut Robert dari studi kelayakan yang sudah disusun dari aspek ekonominya, memang nilai ekonomi untuk jembatan tersebut itu akan tampak pada tahun 2030. Dari studi kelayakan yang digunakan oleh Pemerintah Pusat sebagai pertimbangan kenapa belum dimasukkan sekarang.

"Tentunya itu akan dilaksanakan pembangunan karena sifatnya multi years  dan kalau pembangunannya pada tahun 2025 atau 2026 itu biasanya makan waktu kurang lebih 3-4 tahun," paparnya.

Ia pun berharap pada tahun 2030-an, jembatan tersebut sudah bisa fungsional sehingga nilai manfaat ekonominya sesuai dengan studi kelayakan yang terpenuhi.

Baca Juga: Pemprov Sulawesi Tenggara Gelar Musrenbang di Kota Baubau

Sementara itu Pemerintah Kota Baubau enggan berkomentar tentang penundaan pembangunan jembatan yang akan menghabiskan dana triliunan rupiah tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Sekda Kota Baubau, MZ Tamsir Tamim mengatakan, hal itu adalah kewenangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

"Pemerintah provinsi yang lebih paham karena sambutan dari kepala Bappeda provinsi, katanya memang pembangunannya ditunda," tutur MZ Tamsir Tamim, Selasa (21/3/2023). (B)

Penulis: Iradat Kurniawan

Editor: Kardin 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga