Pemkot Kendari Perkuat PAUD Holistik Integratif dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 11 Juni 2026
0 dilihat
Pemerintah Kota Kendari memperkuat pendidikan karakter anak melalui program PAUD Holistik Integratif berkelanjutan. Foto: Ist.
" Upaya membangun generasi berkarakter dimulai sejak usia dini. Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat layanan pendidikan anak melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak "
KENDARI, TELISIK.ID - Upaya membangun generasi berkarakter dimulai sejak usia dini. Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat layanan pendidikan anak melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) serta program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bagi guru PAUD se-Kota Kendari.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari itu berlangsung di Hotel Zahra Syariah Kendari, Kamis (11/6//2026).
Sosialisasi tersebut diikuti perwakilan guru, kepala sekolah, dan pengelola PAUD dari seluruh kecamatan di Kota Kendari. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik.
Guru PAUD se-Kota Kendari mendapat penguatan kompetensi guna mendukung tumbuh kembang anak optimal. Foto: Ist.
Selain meningkatkan kapasitas guru, kegiatan tersebut juga bertujuan menyamakan persepsi mengenai penerapan layanan pendidikan yang menyeluruh dan terintegrasi. Melalui pendekatan tersebut, pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada proses belajar mengajar, tetapi juga memperhatikan berbagai aspek pendukung tumbuh kembang anak.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Arnaldo, SH., M.Pd., yang hadir mewakili Wali Kota Kendari. Dalam kesempatan itu, Arnaldo membacakan arahan tertulis Wali Kota Kendari selaku Bunda PAUD Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Arnaldo menegaskan bahwa PAUD Holistik Integratif memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang cerdas, tangguh, dan berkarakter. Menurutnya, pendekatan tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar anak yang harus dipenuhi secara bersamaan.
Sosialisasi PAUD Holistik Integratif digelar untuk memperkuat layanan pendidikan anak usia dini berkualitas. Foto: Ist.
“Pendidikan anak usia dini adalah investasi paling mendasar bagi masa depan daerah kita. Melalui komitmen penerapan PAUD Holistik Integratif yang dikombinasikan dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, kita sedang meletakkan pondasi kokoh menuju Indonesia Emas. Guru PAUD adalah garda terdepan dalam mengawal anak-anak kita,” ujar Arnaldo, dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, layanan PAUD Holistik Integratif tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga mencakup pemenuhan gizi, layanan kesehatan, pengasuhan, perlindungan, hingga kesejahteraan anak. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk mendukung keberhasilan program tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD Dinas Dikbud Kota Kendari, Asriyani Arief, mengatakan bahwa keberhasilan implementasi PAUD Holistik Integratif membutuhkan koordinasi dan sinergi lintas sektor.
Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat diperkenalkan kepada guru PAUD se-Kota Kendari. Foto: Ist.
Menurutnya, layanan pendidikan anak usia dini harus berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan dasar anak agar proses tumbuh kembang berlangsung optimal.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh guru PAUD di Kota Kendari memiliki pemahaman komprehensif mengenai keterpaduan layanan. Kita tidak hanya mengajar, tetapi juga memastikan pemenuhan gizi, kesehatan, serta perlindungan anak berjalan beriringan. Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini diharapkan menjadi pemantik ekosistem belajar yang positif,” terangnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Kendari berharap mutu layanan pendidikan anak usia dini terus meningkat dan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Penguatan karakter anak sejak usia dini juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemerintah diharapkan mampu memastikan setiap anak memperoleh hak-hak dasarnya secara optimal. Langkah tersebut juga mendukung upaya penurunan angka stunting melalui sektor pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda di masa mendatang. (D-Adv)