Pencari Madu Hutan di Kupang Ditemukan Tewas, Ini Penyebabnya

Berto Davids, telisik indonesia
Rabu, 20 April 2022
0 dilihat
Pencari Madu Hutan di Kupang Ditemukan Tewas, Ini Penyebabnya
Madu hutan yang bersarang di atas pohon. Foto: Ist.

" Seorang pencari madu hutan, Siprianus Taemnanu (24), warga Desa Faumes, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, ditemukan tewas, Selasa (19/4/2022) "

KUPANG, TELISIK.ID - Seorang pencari madu hutan, Siprianus Taemnanu (24), warga Desa Faumes, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, ditemukan tewas, Selasa (19/4/2022).

Informasi yang diperoleh Telisik.id, korban tewas setelah terjatuh dari pohon. Lokasi kejadian tepat di Tanjung Mas Oelakuma, RT 011/RW 006, Dusun III, Desa Bioaba Baru, Kecamatan Amfoang Barat Daya.

Awalnya, Minggu (17/4/2022), sekitar pukul 07.00 wita, korban datang dari rumahnya di Desa Faumes Kecamatan Amfoang Barat Laut menuju rumah Absalom Neno (55) yang juga keluarga korban di Desa Bioaba Baru, Kecamatan Amfoang Barat Daya untuk membantu panen padi.

Kemudian pada sore harinya korban pergi mencari kayu bakar tidak jauh dari kebun rekannya itu.

Pada saat mencari kayu bakar, korban melihat ada sarang lebah di pohon di lokasi kejadian.

Baca Juga: Korban Rampok Malah Jadi Tersangka, Begini Kronologisnya

Lalu korban pulang ke rumah dan memberitahukan Absalom Neno bahwa korban ingin mengambil madu dari sarang lebah yang dilihat korban.

Absalom Neno pun setuju dan mengizinkan korban mengambil sarang lebah di atas pohon.

Setelah itu korban mulai mempersiapkan alat untuk panjat pohon madu tersebut. Namun saat itu hujan sudah mulai turun sehingga korban menunggu sampai hujan berhenti.

Pagi hari korban mengajak Absalom Neno, Yosafat Taemnanu (29) yang juga kakak korban serta Elifas Banu (36) untuk menemani korban ke lokasi pohon tempat sarang lebah berada.

Setiba di lokasi, korban langsung memasang alat berupa dua batang bambu dan tali hutan pada pohon sarang lebah tersebut.

Kemudian korban memanjat pohon lalu korban mulai memotong sarang lebah di atas pohon selama kurang lebih 15 menit.

Baca Juga: TO Pelaku Curat di Baubau Akhirnya Ditangkap Polisi

Namun tiba-tiba Absalom Neno dan kakak korban mendengar korban berteriak "aduh", ternyata korban terjatuh dari pohon.

Melihat kondisi korban yang masih hidup, Absalom Neno langsung pulang kembali ke rumah untuk memberitahukan keluarga dan tetangga terdekat guna membantu korban.

Setelah itu Absalom Neno kembali ke lokasi kejadian dan melihat korban sudah tidak bernyawa lagi.

Absalom Neno pulang kembali ke dalam kampung untuk memberitahu ke aparat desa setempat dan melaporkan ke petugas di Pos Polisi Manubelon.

Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto, SIK MH mengaku kalau polisi dari Polsek Amfoang selatan sudah menerima laporan dan mendatangi TKP.

"Kami sudah melakukan koordinasi dgn pihak medis dari Puskesmas Amfoang Barat Daya dan mengevakuasi korban dari TKP ke rumah duka," terang Kapolres, Rabu (20/4/2022). (A)

Reporter: Berto Davids

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga