Logo Telisik.id

Pengurus Baru Pemuda Muhammadiyah Sultra Dilantik, Ini Kata Para Tokoh

282 dibaca Pengurus Baru Pemuda Muhammadiyah Sultra Dilantik, Ini Kata Para Tokoh

Wagub Sultra, Dr H Lukman Abunawas SH MSi, Kapolda Sultra Drs Irjen Pol Merdisyam MSi, Wali Kota Kendari Sulkarnain K SE ME dalam acara pelantikan daring PW PM Sultra. Foto: Haidir Muhari/ Telisik

" Pemuda Muhammadiyah harus menjadi pelopor dan penggerak juga menjadi inisiator dari perubahan peradaban."

KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah tokoh penting di Sultra menyampaikan testimoni dalam kegiatan pelantikan daring Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah (PM), pada Minggu, (5/7/2020).

Kegiatan tersebut diikuti secara daring oleh tokoh-tokoh Sultra antara lain Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas, Kapolda Sultra, Irjen Pol Merdisyam, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sultra, Musadar Mappasomba dan Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, Amir Machmud.

Wagub Sultra, Lukman Abunawas berharap, agar pemuda Muhammadiyah dapat memberikan kontribusi yang positif dalam mengawal pembangunan, kebijakan dan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

"Kita tidak hanya mampu menjadi kader Muhammadiyah, tetapi juga mampu mengawal pembangunan di Bumi Anoa Sultra. Berbuat yang terbaik buat bangsa dan negara," harap Ketua Dewan Masjid Indonesia Sultra tersebut.

Sedangkan Kapolda Sultra, Irjen Pol Merdisyam, dalam kesempatan itu berharap agar PM bisa menjadi pelopor, penggerak bagi Ormas kepemudaan di Sultra.

Merdisyam juga mengajak keluarga besar PM dan seluruh stakeholder untuk turut menjaga Kamtibmas di masyarakat.

"Muhammadiyah merupakan pelopor terdepan dalam bidang pendidikan dan kesehatan yang sudah mengakar di seluruh Nusantara," lanjutnya.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengharapkan agar pengurus yang dilantik betul-betul menghayati semangat perjuangan Ahmad Dahlan dengan niat memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa dan negara.

Sulkarnain juga mengingatkan pengurus yang dilantik punya dua modal. Modal pertama adalah usia muda yang merupakan masa terbaik untuk memberikan prestasi terbaik.

Baca juga: Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah Diundur Juli 2021

"Kedua adalah karena berada di persyarikatan Muhammadiyah yang gandrung dengan budaya intelektual," paparnya.

Pada kesempatan itu juga, Musadar Mappasomba mengharapkan agar PM menjadi pelanjut dan penerus cita-cita Muhammadiyah.

"Pemuda Muhammadiyah harus menjadi pelopor dan penggerak juga menjadi inisiator dari perubahan peradaban," kata mantan Wakil Wali Kota Kendari dua periode tersebut.

Tak hanya itu, Ketua Kwarwil Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Sultra itu juga menegaskan, Muhammadiyah melalui Ki Bagus Hadikusuma memberikan peran kesejarahan yang sangat penting untuk menjaga soliditas bangsa di awal kemerdekaan.

Senada dengan itu, Ketua Umun PP Muhammadiyah, Sunanto mengungkapkan, Muhammadiyah tidak akan berselisih dengan negara. Hal itu disebabkan karena Muhammadiyah turut melahirkan bangsa ini.

Pria yang disapa Cak Nanto tersebut itu juga mengingatkan tantangan di masa depan bisa lebih kompleks. Untuk itu, maka perkaderan adalah kesemestian untuk penopang gerakan dakwah PM di masa mendatang.

"Sudah saatnya menunjukkan prestasi terbaik", lanjut pria yang juga mantan Kornas JPPR itu.

Sementara, Ketua PW PM Sultra yang dilantik, Laode Azizul Kadir menjelaskan, dalam menjalankan tugas-tugas keumatan PM berwatak terbuka untuk bekerja sama kepada semua pihak.

"Di periode ini kaderisasi menjadi kunci untuk keberlanjutan gerakan PM dan Muhammadiyah," lanjut pria yang juga anggota Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Sultra tersebut.

Reporter: Haidir Muhari

Editor: Kardin

Loading...

Copyright © 2019 telisik.id . All rights reserved.

Main Menu

Beranda

Rubrik

News
Metro
Kasus
Peristiwa
Sosok
Cerita
Sehat
Foto
Video