Perbanyak Amalan Ini 10 Hari Terakhir Ramadan

Nur Khumairah Sholeha Hasan, telisik indonesia
Jumat, 14 April 2023
0 dilihat
Perbanyak Amalan Ini 10 Hari Terakhir Ramadan
Membaca Al-Qur'an merupakan salah satu amalan yang perlu diperbanyak 10 hari terakhir Ramadan. Foto: Repro Republika.co.id

" Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan melakukan amalan-amalan lainnya di 10 hari terakhir Ramadan "

KENDARI, TELISIK.ID - Pada 10 hari terakhir Ramadan terdapat malam Lailatul Qadar, yakni malam yang sangat dinanti-nanti oleh umat Muslim, karena memiliki kemuliaan yang lebih baik daripada seribu bulan.

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan melakukan amalan-amalan lainnya di 10 hari terakhir Ramadan. Berdasarkan kalender Islam 1444 Hijriah, 10 hari terakhir Ramadan jatuh mulai 12 hingga 21 April 2023.

Dilansir dari laman Jatim.nu.or.id, berikut doa serta amalan yang dapat dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadan.

1. Perbanyak sedekah

Langkah ini dapat diwujudkan guna mencukupi kebutuhan keluarga, berbagi dengan sesama, khususnya kerabat dan tetangga. Memperbanyak sedekah tidak akan mengurangi takaran rezeki seorang hamba, justru Allah menambahnya meski dalam bentuk lain.

2. Perbanyak membaca Al-Qur'an

Dikutip dari Detik.com, membaca Al-Qur'an dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, kecuali di tempat-tempat yang dilarang. Imam Syarofuddin An-Nawawi menjelaskan bahwa membaca Al-Qur'an di akhir malam lebih baik dibandingkan awal malam.

Baca Juga: Infografis: Amalan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan, Dianjurkan Nabi Muhammad SAW

Jika ingin membaca Al-Qur'an di siang hari, waktu yang paling baik yakni setelah shalat shubuh. Syekh Sayid Abu Bakar Syatha dalam I'anatut Thalibin menambahkan bahwa membaca Al-Qur'an di malam hari lebih utama daripada siang hari karena lebih fokus.

3. Perbanyak I'tikaf

Adapun hal terakhir yang disarankan Syekh Zainuddin adalah memperbanyak i’tikaf di sepuluh terakhir Ramadan. Sebab, Rasulullah SAW melakukan hal tersebut sebagai bentuk meningkatkan ibadahnya.

Selain itu, Rasulullah SAW juga menghidupkan malam-malam Ramadan. Dalam Shahih Muslim, Sayyidah Aisyah RA mengaku menyaksikan Nabi beribadah selama Ramadan hingga menjelang Subuh.

Baca Juga: Doa Qunut Witir di 15 Hari Terakhir Ramadan

Bahkan, dalam riwayat lain, Rasulullah SAW selalu membangunkan keluarganya dalam sepuluh malam terakhir. Hal itu menunjukkan saking istimewanya malam-malam tersebut.

Rasulullah SAW juga mengencangkan ikat pinggang pada malam-malam tersebut agar dapat menghindarkan diri dari tempat tidur dan menggauli istrinya. Dengan itu, Rasulullah dapat lebih fokus menjalani ibadah malamnya.

Lebih dari itu, Rasulullah SAW juga mandi dan membersihkan diri, merapikan pakaian serta memakai wangi-wangian menjelang waktu Isya selama sepuluh hari terakhir Ramadan. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga