MUNA, TELISIK.ID - Meskipun jumlah warga Muna yang terpapar virus COVID-19 bertambah dari 7 menjadi 12, namun presentasenya menurun.
Jubir Satgas COVID-19 Muna, La Ode Abdul Wahid Agigi menerangkan, penurunan persentase kepositifan itu tergambar dari hasil swab pertama pada 14 April sekitar 35 persen. Kemudian berkurang pada swab 22 April menjadi 10 persen.
"Kami berkeyakinan kasus positif makin ke ujung, makin kecil," kata Wahid. Untuk memutuskan mata rantai penularannya, maka upaya yang dilakukan adalah membuat pemetaan dan strategi baru. Yaitu memfokuskan pemeriksaan pada orang-orang terkait acara GPIB dan acara pesta tanggal 14 Maret 2020. Lalu melaksanakan tracing (telusur) terhadap kontak erat 12 orang pasien yang tengah menjalani perawatan.
"Mereka yang kontak sangat erat kita langsung swab dan kontak kurang erat dirapid test," sebutnya.
Kemudian, bagi delapan warga yang rapid test positif dan negatif pada 14 April lalu akan kembali dilakukan pemeriksaan swab. Karena, tiga di antara mereka, salah seorang saat ini hasil swabnya positif.
