Peserta JKN Tetap Dilayani Saat Berobat di Luar Domisili

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Jumat, 02 Januari 2026
0 dilihat
Peserta JKN Tetap Dilayani Saat Berobat di Luar Domisili
Nurwidya (25), warga Pulau Taliabu, Maluku Utara, yang menjalani operasi apendisitis di RSUD Kota Kendari. Foto: Ist

" Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa hambatan meski berobat di luar daerah domisili kepesertaan "

KENDARI, TELISIK.ID - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa hambatan meski berobat di luar daerah domisili kepesertaan.

Hal ini dialami Nurwidya (25), aparatur sipil negara (ASN) asal Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, yang menjalani operasi apendisitis di RSUD Kota Kendari saat berlibur akhir tahun.

Nurwidya harus mendapatkan penanganan medis setelah mengalami nyeri hebat di perut disertai demam dan menggigil saat berada di Kendari bersama keluarganya. Awalnya, ia mengira keluhan tersebut hanya gangguan asam lambung.

“Awalnya saya pikir hanya asam lambung naik. Badan terasa tidak enak, demam, dan menggigil. Tidak terbayang sama sekali kalau itu usus buntu,” ujar Nurwidya.

Ketika kondisinya memburuk, ibunya segera membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Kendari. Meski berada di luar wilayah domisili kepesertaan, Nurwidya mengaku sempat khawatir kepesertaan JKN miliknya tidak dapat digunakan.

Baca Juga: Sopir Pengangkut Sampah di Kendari Keluhkan Truk Tak Layak Pakai

“Sempat terpikir, jangan sampai JKN saya tidak bisa digunakan karena bukan terdaftar di Kendari,” tuturnya.

Kekhawatiran itu sirna setelah tiba di IGD. Ia mengaku langsung mendapatkan pelayanan cepat dan pemeriksaan medis tanpa penundaan sesuai kondisi darurat yang dialaminya.

“Begitu sampai di IGD, semua petugas langsung sigap. Saya langsung diperiksa oleh tim medis,” katanya.

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan Nurwidya mengalami apendisitis atau radang usus buntu yang memerlukan tindakan operasi. Operasi dilakukan keesokan harinya dengan durasi sekitar satu jam dan berjalan lancar.

“Alhamdulillah, operasinya berjalan lancar. Sekarang kondisi saya semakin membaik dan proses pemulihan juga berjalan dengan baik,” katanya.

Sebagai perawat di salah satu rumah sakit pemerintah di Pulau Tidore, Maluku Utara, Nurwidya mengaku cukup memahami sistem pelayanan kesehatan.

Pengalaman tersebut, menurutnya, mempertegas manfaat Program JKN dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi peserta di mana pun berada.

Baca Juga: Gaji Petugas Kebersihan Kota Kendari Naik Rp 2,3 Juta, Sopir Pengangkut Sampah: Armada juga Perlu Ditambah

“Ternyata punya JKN itu bisa mengakses pelayanan kesehatan tanpa hambatan, meskipun sedang berada di luar daerah, selama sesuai indikasi medis,” ujarnya.

Ia menilai pelayanan yang diterimanya mencerminkan kehadiran negara dalam menjamin hak kesehatan masyarakat. Nurwidya berharap seluruh peserta JKN dapat merasakan kemudahan layanan serupa tanpa rasa khawatir saat berada di luar daerah.

“Saya berharap tidak ada lagi peserta JKN yang merasa khawatir atau mengalami hambatan pelayanan hanya karena sedang berada di luar daerah,” katanya.

Nurwidya menyampaikan apresiasi terhadap Program JKN yang dinilainya memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat, terutama dalam mencegah beban biaya kesehatan yang besar.

“Dengan adanya JKN, masyarakat tidak perlu lagi takut berobat atau sampai menjual harta demi kesembuhan. Semoga Program JKN terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (C-Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga