MANGGARAI, TELISIK.ID - Sebagian petani di Tal, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, NTT sedang menjerit gagal panen. Mereka benar-benar makan angin setelah baru-baru ini persawahan mereka diserang hama Wereng Batang Cokelat (WBC).

Dahsyatnya daya rusak yang ditimbulkan oleh hama pengganggu itu membuat tanaman padi mereka tampak seperti rumput kering.

Tanaman yang seharusnya dipanen Juli ini menyisakan butir-butir hampa yang sama sekali tak bisa mengandung beras lagi.

Sungguh pedih nasib yang dialami para petani di Manggarai bagian selatan itu. Bahkan pestisida yang diberikan oleh pemerintah melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) belum mampu mengatasi hama yang membuat para petani mengalami kerugian jutaan rupiah itu

Antonius Jeharum salah seorang petani di Tal Satarmese mengaku kalau tanaman padinya sudah berusia kurang lebih 3 bulan dan siap panen. Tapi saat ini sudah terserang hama WBC hingga tak satu petak pun yang bisa dipanen.