adplus-dvertising

Polisi Tuntaskan Kasus Pedagang dan Preman Pasar Gambir, DPRD Akan Panggil Kapolda

Reza Fahlefy, telisik indonesia
Rabu, 13 Oktober 2021
481 dilihat
Polisi Tuntaskan Kasus Pedagang dan Preman Pasar Gambir, DPRD Akan Panggil Kapolda
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi. Foto: Repro kompas.com

" Anggota DPRD Sumut, Berkat Laoli ketika dikonfirmasi awak media memberikan apresiasi kepada Polda Sumut Karena telah mengambil alih perkara penganiayaan yang menimpa Liti Wari Iman Gea "

MEDAN, TELISIK.ID - Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mempertemukan kedua pihak yang berseteru di Pasar Gambir, Kabupaten Deli Serdang.

Pihak berseteru itu adalah Liti Wari Iman Gea, ibu rumah tangga yang juga pedagang Pasar Gambir Kabupaten Deli Serdang dan Beni, sang preman yang meresahkan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan adanya pertemuan itu. Pengakuannya bahwa Kapolda Sumut sangat konsen untuk menyelesaikan perkara ini.


"Bapak Kapolda telah bertemu keduanya (Ibu Liti Wari Iman Gea dan Beni). Sudah mendengar semua penjelasan dari kedua belah pihak. Bapak Kapolda dan kami dari Polda Sumut berharap kasus seperti ini tidak lagi menjadi polemik," ujar Hadi kepada awak media, Rabu (13/10/2021).

Kata Hadi, kasus yang awalnya ditangani Polsek Percut Sei Tuan kini sudah diambil alih Polrestabes Medan dan Polda Sumut. Selain itu, tim akan melakukan audit kembali terhadap kasus ini.

"Jadi percayakan penanganannya kepada kami, kami akan melakukan pendalaman lebih lanjut tentang penetapan tersangka kepada ibu Gea untuk dilakukan audit oleh tim," tegas Hadi.

Menurut Hadi, Beni memang sudah ditahan. Namun dia menyebut penahanan itu karena kasus yang lain. Dugaan terjadinya pungutan liar di Pasar Gambir. Menurut keterangan Liti, memang ada pungutan namun itu bukan dilakukan oleh Beni.

"Bukan Beni yang selama ini meminta, uang keamanan untuk pemuda setempat. Pasar itu dikelola oleh pemuda setempat. Persoalan yang terjadi itu karena ibu Liti merasa bukan Beni yang seharusnya meminta, karena dia sudah memberikan kepada pemuda setempat. Untuk urusan pasar, tim dari Polda Sumut akan berkoordinasi ke pemerintah setempat supaya pasar itu dikelola dengan benar. Kasus ini akan kami tuntaskan dengan menerapkan restorative justice," terangnya.

Anggota DPRD Sumut, Berkat Laoli ketika dikonfirmasi awak media memberikan apresiasi kepada Polda Sumut Karena telah mengambil alih perkara penganiayaan yang menimpa Liti Wari Iman Gea.

"Jadi walaupun perkara ini telah diambil alih Polda Sumut, kasus ini akan terus kami kawal. Ibu Liti Wari Iman Gea harus mendapatkan keadilan," kata anggota DPRD Sumut Komisi A ini kepada Telisik.id.

Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Megawati Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Ini Tugasnya

Baca Juga: Pria Ini Ketahuan Cabuli Anak Tiri Setelah Berlangsung 3 Tahun

Selain itu, anggota DPRD Sumut dari Fraksi NasDem ini mengaku telah mendatangi kediaman Liti Wari Iman Gea ke Kabupaten Deli Serdang.

"Saya bersama dengan tim dari Komisi A telah bertemu ibu Liti Wari Iman Gea, mendengar langsung pengakuannya. Jadi kami akan terus mengawal kasus atau perkara ini," tuturnya.

Dalam kasus ini, Berkat Laoli mengaku akan mengundang Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra untuk membahas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Sumut.

"Jadi, kami akan mengundang Bapak Kapolda Sumut untuk dilakukan rapat dengar pendapat (RDP). Awalnya kami akan membahas perkara penganiayaan yang dialami oleh Ibu Liti. Lalu nanti akan membahas terkait Kamtibmas di Provinsi Sumut ini," terangnya. (B)

Reporter: Reza Fahlefy

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga