JAKARTA, TELISIK.ID - Umat Muslim di seluruh dunia kini tengah berada di bulan Syawal, bulan yang datang setelah bulan suci Ramadan. Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada bulan ini adalah melaksanakan puasa Syawal selama enam hari.
Bulan Syawal adalah bulan kesepuluh dalam kalender Hijriah yang datang setelah bulan Ramadan. Ini berarti umat Islam menjumpai bulan ini setelah menyelesaikan ibadah puasa selama sebulan penuh.
"Barang siapa yang berpuasa Ramadan, lalu menyambungnya dengan enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR Muslim)
Keutamaan besar puasa Syawal menjadi pendorong semangat bagi banyak umat Islam untuk menunaikannya. Akan tetapi, sebagian orang mungkin mengalami kesulitan jika amalan ini dikerjakan secara berurutan.
Lantas, apakah enam hari puasa tersebut harus dilakukan secara berurutan?
