Ratusan Bintara Muda Polri Resmi Selesaikan Pendidikan

Sigit Purnomo, telisik indonesia
Kamis, 06 Juli 2023
0 dilihat
Ratusan Bintara Muda Polri Resmi Selesaikan Pendidikan
Penandatanganan tanda selesainya pendidikan 142 Bintara muda Polri gelombang 1 tahun 2023 di halaman SPN Polda Sulawesi Tenggara. Foto: Ist.

" Sebanyak 142 orang Bintara Muda Polri gelombang I tahun 2023, berhasil menyelesaikan pendidikan dan secara resmi dilantik menjadi anggota Polri di halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tenggara "

KONAWE, TELISIK.ID - Sebanyak 142 orang Bintara Muda Polri gelombang I tahun 2023, berhasil menyelesaikan pendidikan dan secara resmi dilantik menjadi anggota Polri di halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tenggara, Kamis (6/7/2023).

Pelantikan itu dipimipin langsung oleh Wakapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol Dwi Iriyanto, seusai para Bhayangkara muda itu menyelesaikan pendidikan kepolisian sekitar 5 bulan lamanya.

Brigjen Pol Dwi Iriyanto menyampaikan, selamat kepada para Bintara yang telah sukses menyelesaikan pendidikan mereka.

Ia mengakui, bertambahnya jumlah personel Polri, kekuatan strategis institusi kepolisian akan semakin optimal dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Baca Juga: DPRD Bersama Pemda Konawe Tandatangani Nota Kesepahaman Penggunaan APBD 2022

Wakapolda juga menyampaikan kepada para Bintara baru, mereka telah menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.

Ia mengingatkan, untuk menjaga identitas dan kehormatan profesi sebagai insan Bhayangkara dalam sikap, tutur kata, dan perilaku sehari-hari.

Tidak lupa, Wakapolda juga memberikan penghargaan kepada para orang tua Bintara yang hadir dalam upacara tersebut. Ia menyampaikan selamat atas keberhasilan mereka dalam mendukung anak-anaknya untuk menjadi anggota Polri.

"Doa dan dukungan orang tua sebagai dorongan spiritual yang akan membantu dalam menjalankan tugas mereka untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menegakkan hukum guna memelihara kamtibmas," ungkap Brigjen Pol Dwi Iriyanto.

Ia menekankan, hal itu bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian nyata sebagai insan Bhayangkara.

Brigjen Pol Dwi Iriyanto mendorong para Bintara muda untuk membulatkan tekad, terus belajar, berlatih dan semangat dalam memberikan yang terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa dan negara yang mereka cintai dan banggakan.

Upacara penutupan pendidikan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Sulawesi Tenggara itu, menjadi momen yang bersejarah bagi para Bintara baru yang telah siap untuk mengemban tugas sebagai bagian dari kepolisian.

Mereka siap melangkah ke depan dan memberikan kontribusi positif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mewujudkan keadilan di Indonesia.

Sebelumnya diterbitkan, 142 orang mengikuti pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri gelombang 1 tahun anggaran 2023 di SPN Anggotoa Polda Sulawesi Tenggara, pada Selasa (7/2/2023) lalu.

Adapun peserta yang akan mengikuti pendidikan di SPN Anggotoa Polda Sulawesi Tenggara merupakan putra putri dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara yang akan mengikuti pendidikan selama kurang lebih 5 bulan.

Dilansir dari penerimaan.polri.go.id profesionalisme bagi polisi sangat penting untuk ditingkatkan dan dimantapkan dalam rangka mewujudkan harapan masyarakat terhadap sosok-sosok polisi yang ideal.

Perumusan strategi pelaksanaan standarisasi profesionalisme Polri terus dilakukan Polri. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi harapan masyarakat yang membutuhkan polisi dengan sikap ramah dan lemah lembut dalam pelayanan serta tegas dalam penegakan hukum dapat tercapai.

Tuntutan mendasar yang harus terpenuhi agar profesionalisme Polri dapat terwujud maka dapat dimulai dari proses rekrutmen anggota polri yang baik.

Untuk memperbaiki proses rekruitmen anggota Polri agar semakin berkualitas, Polri telah melakukan perubahan substansi dan kultur yang diwujudkan dalam akselerasi transformasi di tubuh Polri, utamanya pada proses penerimaan anggota Polri dengan mengacu pada prinsip dasar penerimaan yaitu “BETAH” yang merupakan kepanjangan dari bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

Untuk menjaring pendaftar, Polri telah melakukan berbagai sosialisasi terbuka, baik melalui media massa, spanduk, baliho maupun sosialisasi secara langsung ke masyarakat atau ke sekolah.

Baca Juga: Masyarakat Terdampak Banjir di Kolaka Timur Dapat Bantuan Bahan Makanan

Semua tahapan seleksi dilakukan secara terbuka di mana seluruh peserta seleksi bisa melihat sendiri hasil seleksi di setiap tahapannya. Mulai dari proses penerimaan berkas, pemeriksan administrasi, kesehatan, tes akademik, psikotes, dan kesamaptaan dan jasmani hingga proses kelulusan semua dalam pengawasan.

Sesuai perintah Kapolri yang menegaskan bahwa dalam setiap tahun anggaran penerimaan, setiap panitia Polda harus membentuk tim pengawas internal yaitu terdiri dari Itwasda dan Bidpropam Polda setempat dan tim pengawasa eksternal yaitu terdiri dari Diknas, Disdukcapil, IDI, HIMPSI, akademisi, guru olahraga, tokoh masyarakat, tokoh adat, LSM, media massa untuk mengawasi/menyaksikan pelaksanaan setiap tahapan seleksi secara ketat, terus menerus, transparan.

Diharapkan masyarakat terus menerus berperanserta dalam mengawasi setiap tahapan seleksi penerimaan anggota Polri, sehingga akan terjaring anggota Polri yang berkalitas, memiliki integritas yang tinggi dalam pekerjaan dan terpenting adalah memiliki sikap melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. (B-Adv)

Penulis: Sigit Purnomo

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga