adplus-dvertising

Ratusan Petani di Konawe Dibimbing Bijak Gunakan Pestisida

Aris Syam, telisik indonesia
Selasa, 21 Juni 2022
348 dilihat
Ratusan Petani di Konawe Dibimbing Bijak Gunakan Pestisida
Foto bersama pihak PT. Syngenta Indonesia, Puskesmas Tongauna, PTD RS Konawe, PMI, BPP Dinas TPHP Konawe serta para petani Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, Selasa (21/6/2022). Foto: Aris Syam/Telisik

" PT. Syngenta Indonesia melaksanakan kegiatan amal dengan menyediakan pos pelayanan kesehatan dan donor darah, bekerja sama dengan pihak Puskesmas Tongauna, PTD RS Konawe dan PMI "

KONAWE, TELISIK.ID - Ratusan petani di Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe mendapatkan bimbingan atau stewardship day dari PT. Syngenta Indonesia terkait penggunaan pestisida secara tepat dan aman, bertempat di Desa Waworoda Jaya, Selasa (21/6/2022).

Selain pembimbingan, PT. Syngenta Indonesia melaksanakan kegiatan amal dengan menyediakan pos pelayanan kesehatan dan donor darah, bekerja sama dengan pihak Puskesmas Tongauna, PTD RS Konawe dan PMI.

Manager PT Syngenta Indonesia, Vicki Rizki Arneldi mengatakan, PT. Syngenta Indonesia selalu ingin mengedukasi dan mendampingi, agar pengguna prodak perlindungan tanaman para petani semakin tepat dan aman, panen meningkat serta perkonomian bertambah.


Lanjut Vicky, PT. Syngenta yang ada wilayah Konawe akan merasa senang jika para petani mau berdiskusi serta diajak langsung melihat tanaman dan permasalahan yang dihadapi petani.

"Karena prinsipnya syngenta ini perusahaan yang berlandaskan penelitian," katanya.

Dalam pendampingan tersebut, pihaknya mengajarkan petani terkait teknik aplikasi yang menjelaskan tentang nozzle yang tepat. Sehingga para petani dalam melindungi tanamannya terjaga serta pengendalian hama penyakit jadi lebih efektif.

Baca Juga: Pj Bupati Buton Tengah Serahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2021

"Misalnya untuk insektisida dan fungisida sebaiknya menggunakan nozzle bentuk kerucut (hollow cone) karena semprotnya halus, dan jika pengendalian gulma bagusnya gunakan deflector karena semprotnya kasar sehingga tidak perlu di ayun jika melakukan penyemprotan," imbuhnya.

Vicki menambahkan, para petani juga diedukasi untuk menghindari produk yang digunakan untuk tanaman agar lebih aman sesuai tercantum dalam lima golden rules (lima aturan emas). Terdiri dari kehati-hatian dalam membeli produk, pemahaman label, perawatan tangki penyemprotan, kemanan dan kebersihan diri, serta penggunaan alat pelindung diri.

"Kami berharap agar petani kita setelah diedukasi dapat menggunakan pestisida secara bijaksana dan aman," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Badan Penyuluhan Petani (BPP) Dinas TPHP Konawe Sainawal mengungkapkan, apa yang telah dilakukan PT. Syngenta dalam mengedukasi dan memberi informasi para petani tersebut sangat membantu.

Sehingga, ia berharap PT. Syngenta Indonesia dapat terus bersinergi dengan pihak Dinas TPHP, khususnya di bidang penyuluhan pertanian agar petani Konawe bisa lebih baik.

Baca Juga: Pengadilan Negeri Surabaya Jelaskan Alasan Bolehkan Pasangan Beda Agama Menikah

"Kami sangat berterima kasih telah membantu Patani kita dalam menggunakan pestisida secara bijak," jelasnya.

Sementara itu, salah satu petani yang hadir kegiatan tersebut, Ahmad mengatakan sangat terbantu atas edukasi yang diberikan PT. Syngenta Indonesia. Menurutnya penggunaan pestisida yang baik dan sesuai aturan dapat mendukung hasil tanaman sesuai harapan.

"Tidak hanya cara penggunaannya, kita juga diajarkan cara melindungi diri dari penggunaan pestisida," pungkasnya. (A-Adv)

Penulis: Aris Syam

Editor: Musdar

Artikel Terkait
Baca Juga