adplus-dvertising

Relawan dari Penjuru Indonesia Berdatangan Bantu Korban Erupsi Semeru

Try Wahyudi Ary Setyawan, telisik indonesia
Rabu, 08 Desember 2021
547 dilihat
Relawan dari Penjuru Indonesia Berdatangan Bantu Korban Erupsi Semeru
Para relawan bersama Gubernur Jatim di posko pengungsian warga Lumajang. Foto: Ist.

" Sejumlah relawan dari beberapa daerah di Indonesia berdatangan untuk membantu melakukan evakuasi korban letusan Gunung Semeru "

SURABAYA, TELISIK.ID - Sejumlah relawan dari beberapa daerah di Indonesia berdatangan untuk membantu melakukan evakuasi korban letusan Gunung Semeru.

Selain membantu evakuasi, relawan-relawan tersebut juga memberikan perhatian bagi warga yang terdampak di tempat pengungsian.

“Tadi malam saya bertemu relawan dari Manado, sore saya bertemu relawan dari Bantul dan di sini tadi ada relawan dari Cirebon. Betapa ada gravitasi kemanusiaan yang luar biasa," ungkap Gubernur Jawa Timur,  Khofifah Indar Parawansa, Rabu (8/12/2021).


Dikatakan, sisi kemanusiaanlah yang menghadirkan semua relawan di tempat ini. Ini hal luar biasa yang dimiliki Indonesia yang disebutnya social capital dan rasa persaudaraan ini indah sekali.

Baca Juga: Gunung Semeru Meletus Lagi Pagi Ini, Muntahkan Hujan Lahar

Menurutnya, ada satu hal yang membuat tersentuh sekaligus memercikkan harapan di tengah kesedihan bencana ini. Banyak pihak datang berbondong-bondong memberikan berbagai bantuan pada para korban terdampak APG Semeru.

“Orang-orang berhati mulia ini tidak hanya menolong warga atau membantu tugas pemerintah. Kehadiran mereka memberikan semangat dan optimisme untuk bangkit dan pulih dari bencana.

Dari mereka, kita belajar bahwa Indonesia sesungguhnya punya kekuatan yang sangat dahsyat, dalam bentuk empati dan solidaritas,” terangnya.

Lebih lanjut, mantan Mensos tersebut  meminta kepada para relawan untuk ikut membantu melakukan pemetaan terkait berbagai permasalahan untuk meningkatkan kualitas layanan   pengungsi. Terutama bagi para pengungsi yang masuk kategori ibu hamil, difable, anak kecil dan lansia.

“Tolong dibantu pemetaan bagaimana di area pengungsian ini memungkinkan anak-anak tinggal lebih nyaman," imbuhnya.

Untuk lokasi anak-anak, tambahnya, bisa dibantu komunikasikan dengan pengelola pengungsian, pun termasuk untuk lansia, ibu hamil dan difable.

Karena makanan anak-anak harus disiapkan tersendiri apalagi yang masih bayi atau balita, karena di dapur umum seringkali hanya tersedia makanan dewasa.

Baca Juga: Didatangi Gubernur Khofifah, Warga Letusan Semeru Gelar Tahlil Dan Doa Bersama

Tidak hanya soal makanan, tapi juga hal-hal lainnya seperti air panas. Water heater misalnya, anak-anak terutama bayi mungkin perlu mandi air hangat  termasuk untuk makanannya.

Khofifah pun berharap, masa tanggap darurat 14 hari ini dapat selesai dan segala persoalan terkait pengungsian salah satunya tempat hunian sementara, dapat segera terealisasikan.

Hal ini mengingat masih terdapat beberapa lokasi dengan kategori rawan bencana dan berisiko tinggi agar sementara tidak  ditinggali. (C)

Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga