adplus-dvertising

Restoran Ini Sediakan Nasi Padang Babi, Alasan Pemilik Bikin Kaget

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Jumat, 10 Juni 2022
528 dilihat
Restoran Ini Sediakan Nasi Padang Babi, Alasan Pemilik Bikin Kaget
Restoran di Jakarta bikin heboh karena sediakan menu nasi Padang babi. Foto: detik.com

" Keberadaan rumah makan nasi Padang babi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, jadi sorotan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Keberadaan rumah makan nasi Padang babi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, jadi sorotan. Restoran ini juga sempat menjual menunya di aplikasi pemesanan makanan.

Melansir Merdeka.com, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi soal menu babi Restoran Nasi Padang di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia menilai, seharusnya Restoran Padang menyediakan menu halal.

"Harusnya semua Resto Padang halal, kemudian kalau mau ada kreativitas itu boleh tapi jangan sampai melukai yang lain," kata Ariza, saat diwawancarai di Balai Kota DKI Jakarta.


Menurutnya, selama ini Restoran Padang selalu menyediakan makanan-makanan halal. Sehingga, adanya temuan menu berbahan babi ini akan membuat masyarakat khawatir.

"Jadi kalau ada yang tidak halal itu di luar keterbatasan kita, kita enggak tahu, kok ada yang tidak halal," ujarnya.

Sementara itu dilansir dari detik.com, Pemilik usaha Sergio mengatakan ide tersebut berawal dari kecintaannya terhadap masakan Padang.

Baca Juga: 5 Makanan Nyeleneh yang Hanya Ada di Indonesia, Berani Coba?

"Mungkin kenapa ide ini seputar Padang, karena saya pribadi suka banget sama masakan Padang, seminggu minimal sekali saking cintanya," kata Sergio.

Sergio mengatakan pihaknya memang sengaja menuliskan nama babi dengan maksud agar pelanggan tidak merasa tertipu. Dia menyebut di dalam menu telah ditulis secara eksklusif berbahan dasar babi.

"Cuma kenapa kita tulis ada babinya di menunya, karena kita nggak mau nanti ada orang yang makan nggak tahu itu ada mengandung babinya. Jadi kita mau nggak mau secara menu harus secara eksklusif ditulis ada babinya," katanya.

Sedangkan adanya kata 'Padang', Sergio mengatakan itu hanya ide sepintas karena didasari oleh kecintaannya pada masakan Minang itu. Dia menyebut murni hanya untuk berjualan.

"Dan kenapa Padang, kita kepikiran aja idenya, gimana caranya menyampaikan ke publik bahwa ini tuh sesuatu yang mereka biasa makan di suasana Padang, masakan-masakan seperti gulai, bakar, atau rendang yang bisa didesain secara dari istilah semua orang paham ketika dengar Padang diasosiasikan dengan rendang, gulai, dan lain-lain. Hanya untuk publikasi sebenarnya," katanya.

Baca Juga: 6 Makanan yang Diolah secara Ekstrem di Dunia, Bayi Tikus hingga Hati Angsa

Sergio mengatakan usaha tersebut hanya dilakukan secara online. Dia mengaku hanya berjualan kurang lebih 3 bulan sejak massa pandemi atau awal 2020.

"Waktu itu akhirnya melakukan secara online (berjualan) tapi hanya berjalan sekitar 3 bulan kurang lebih seingat saya, akhirnya tutup," katanya. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Musdar

Artikel Terkait
Baca Juga