BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Saksi anak yang menjadi kunci pada kasus kematian bocah 6 tahun di Desa Kaofe, Kadatua mengalami kejenuhan akibat banyaknya pertanyaan yang diterima.

Utamanya pada saat dilakukan interogasi oleh pihak kepolisian setempat yang membuat saksi kunci anak merasa tidak nyaman dan jenuh. Pasalnya, seorang anak tidak terbiasa berada pada situasi tersebut meskipun sudah didampingi oleh pihak keluarga dalam proses interogasi.

Kepala UPTD Pusat Pengembangan Anak (PPA) Buton Selatan, Wa Ode Siti Sahara memberikan gambaran situasi dan kondisi psikis saksi anak saat melakukan assessment awal pada 27 Februari 2024 di Desa Kaofe, Kadatua.

Wa Ode Siti Sahara mengungkapkan, awalnya saksi anak menjauh sebab ia mengira akan dilayangkan pertanyaan seperti halnya pada interogasi sebelumnya. Ditambah dengan situasi yang ramai membuat saksi anak sempat menjauh.

Baca Juga: Diduga Dianiaya, Jenazah Bocah Perempuan di Buton Selatan Bakal Diautopsi