adplus-dvertising

Salat Id di Istana Bogor, Jokowi Tiadakan Open House

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Minggu, 24 Mei 2020
852 dilihat
Salat Id di Istana Bogor, Jokowi Tiadakan Open House
Presiden Jokowi bersama beberapa perangkat melekat melaksanakan salat Idul Fitri 1441 H di halaman Istana Kepribadian Bogor. Foto : Repro tribunnews.com

" Jika sebelum Ramadan, kita saling bermusuhan, saling menghina satu sama lain, banyak melakukan kesalahan. Maka setelah hari raya Idul Fitri ini, mari kita komitmen untuk memperbaiki diri, saling rukun, saling bermaafan, saling bersatu dan saling mempererat persaudaraan. "

BOGOR, TELISIK.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merayakan hari raya Idul Fitri 1441 H atau lebaran 2020 di halaman depan Wisma Bayurini Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020).

Hal tersebut dilakukan demi menerapkan physical distancing, termasuk saat salat berjemaah pun menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan COVID-19.

Dilansir liputan6.com, presiden dan Ibu Iriana bersama putra bungsu mereka, Kaesang Pangarep melaksanakan salat id bersama beberapa perangkat melekat, antara lain Komandan Grup A Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) Kolonel Inf Achiruddin, Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini, Asisten Ajudan Presiden Lettu Inf Mat Sony Masturi, dan Pengawal Pribadi Presiden Lettu Inf Windra Sanur.


Pelaksanaan salat Idul Fitri berjemaah ini dipimpin oleh Ketua DKM Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor, Muhammadun pada pukul 06.32 WIB, sebagaimana rilis dari Biro Pers Kepresidenan yang dilansir liputan6.com, Minggu (24/5/2020).

Baca juga: Dipadati Jemaah, Sejumlah Masjid Gelar Salat Id

Usai salat, Presiden Jokowi dan keluarga pun mendegar khotbah yang bertema "Idul Fitri Momentum Hijrah". Bertindak sebagai khatib, Muhammadun menyampaikan, Idul Fitri adalah momentum untuk menghapus segala dosa dan kesalahan, juga untuk hijrah menuju kebaikan.

"Jika sebelum Ramadan, kita saling bermusuhan, saling menghina satu sama lain, banyak melakukan kesalahan. Maka setelah hari raya Idul Fitri ini, mari kita komitmen untuk memperbaiki diri, saling rukun, saling bermaafan, saling bersatu dan saling mempererat persaudaraan," ucap Muhammadun.

Muhammadun mengingatkan, sebagai sesama muslim adalah bersaudara, sehingga harus saling berbuat baik kepada sesama.

"Semoga hari raya Idul Fitri ini, menjadikan momentum bagi kita untuk semakin baik, semakin rukun, semakin bersatu, cinta damai, mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT," kata Muhammadun.

Baca juga: Warga Konsel tetap Gelar Salat Idul Fitri di Masjid

Setelah melakukan salat sekitar pukul 06.52 WIB, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi beserta Kaesang Pangarep kembali ke Wisma Bayurini dan tidak melakukan open house.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, Presiden Jokowi tidak melaksanakan Salat Ied di masjid, sebagai bentuk menjalankan anjuran pemerintah.

"Ini sesuai anjuran pemerintah (salat id di Istana Bogor)," katanya dikutip dari Okezone.com.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia juga telah menginformasikan, presiden akan merayakan Idul Fitri di Istana Bogor, sebagai komitmen penerapan physical distancing di tengah pandemi COVID-19.

"Ini sebagai komitmen dalam penerapan physical distancing dan mengurangi potensi penyebaran COVID-19," kata Staf Khusus Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia.

Baca juga: Lebaran, Wali Kota akan Silaturahmi Virtual Bersama Pasien COVID-19

Angkie mengatakan, Presiden Jokowi selama ini hanya beraktivitas di Ibu Kota Jakarta dengan menggunakan skema work from home guna meminimalisir kegiatan di luar.

"Kita ketahui bersama, Jakarta merupakan wilayah dengan kategori zona merah untuk COVID-19. Maka, presiden dan keluarga tetap akan berada di istana dalam pelaksanaan Idul Fitri 1441 H esok hari," tutur Angkie.

"Komunikasi dengan jajaran kabinet dan pimpinan lembaga setingkat tetap dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Sejauh ini, setiap agenda pertemuan berlangsung secara daring dan belum ada arah untuk interaksi jarak dekat," imbuhnya.

Meskipun sedang dalam suasana Idul fitri, presiden menegaskan akan tetap memantau perkembangan situasi nasional, utamanya penanganan pandemi COVID-19.

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Rani

Baca Juga