adplus-dvertising

Sapi Kurban Terberat di Indonesia Tahun Ini Ternyata Milik Irfan Hakim, Harganya Bikin Melongo

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Minggu, 10 Juli 2022
1037 dilihat
Sapi Kurban Terberat di Indonesia Tahun Ini Ternyata Milik Irfan Hakim, Harganya Bikin Melongo
Sapi milik Irfan Hakim jadi kurban terberat di Indonesia. Sapi itu pernah menjadi juara II untuk kontes sapi APPSI. Foto: Repro Liputan6.com

" Di lebaran Idul Adha tahun ini Irfan Hakim bakal menyembelih sapi yang menjadi juara II kontes sapi APPSI (Asosiasi Peternak Penggemukan Sapi Indonesia) "

JAKARTA, TELISIK.ID - Irfan Hakim kembali memotong hewan kurban di lebaran Idul Adha tahun ini. Kali ini dia bakal menyembelih sapi yang menjadi juara II kontes sapi APPSI (Asosiasi Peternak Penggemukan Sapi Indonesia).

Sebelumnya ia sempat pesimis tidak bisa mendapatkan sapi terbaik. Namun, ia sangat bersyukur ketika bisa membeli sapi yang diberi nama Wisanggeni.

Meski dalam kontes Wisanggeni meraih posisi nomor dua, namun sapi pemenang gugur sehingga secara otomatis sapi Irfan Hakim itu jadi yang terberat di Indonesia.


Irfan Hakim memberikan pelayanan ekstra untuk Wisanggeni sebelum sapi tersebut dikurbankan. Mulai dari menyiapkan kandang mewah sampai melakukan tes untuk mengecek kesehatan Wisanggeni.

Irfan Hakim menyambut kedatangan Wisanggeni di depan rumahnya. Dilansir dari Suara.com jaringan Telisik.id, Wisanggeni memiliki bobot seberat 1.3 ton. Sapi yang akan dikurbankan di Hari Raya Kurban ini diangkut dengan menggunakan truk.

Baca Juga: Imbas Konflik Rusia dan Ukraina, Jokowi: Harga Mie di Indonesia Bisa Naik

Irfan Hakim juga mendapatkan piala karena sapi yang dikurbankan olehnya merupakan sapi terberat di Indonesia. Momen ini membuat Irfan Hakim merinding.

Melihat tubuh Wisanggeni yang besar dan kokoh membuat warga di sekitar rumah Irfan Hakim terpana. Betapa tidak, soalnya sapi pilihannya itu adalah sapi terberat yang sudah ikut kontes dari APPSI. Semoga kurban sapi Irfan Hakim diterima oleh Allah dan membawa manfaat bagi penerima daging kurbannya.

Melansir Liputan6.com, sejumlah orang pun penasaran berapa harga sapi yang disebut memliki bobot lebih dari 1,3 ton tersebut. Joko, sang penjual memberi bocoran tipis-tipis.

"Waktu itu, saya tanya-tanya (kepada peternak) 'Mas yang ini berapa?' Kalau Wisanggeni sekitar Rp 200 juta, real harga saat itu," kata Joko, menceritakan proses jual beli Wisanggeni.

Baca Juga: Ukraina Bantah Pesan Damai Zelensky ke Putin Lewat Jokowi

Harga tersebut terbilang sangat mahal. Padahal, saat itu Wisanggeni belum pernah mengikuti kontes apa pun.

"Waktu itu belum menang kontes, belum punya prestasi. Jadi ada kisah. Lebaran Haji lalu itu mau dijual, sudah di DP tapi enggak jadi," tutur Joko.

"Mungkin ada ledekan, jadi dia punya target sapi ini harus terjual segini (Rp 200 juta) kalau enggak laku ya terserah. Akhirnya deal di 200," paparnya. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga