adplus-dvertising

Sebaik-baik Sahur di Akhir Waktu

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Rabu, 14 April 2021
6849 dilihat
Sebaik-baik Sahur di Akhir Waktu
Ilustrasi makan sahur. Foto: Repro merdeka.com

" Pelaksanaan sahur jam 2 atau jam 3 tetap dibolehkan. Namun, disunnahkan untuk mengakhirkan pelaksanaannya. "

KENDARI, TELISIK.ID – Ibadah puasa di bulan Ramadan menjadi kewajiban bagi orang-orang yang beriman. Salah satu yang disunnahkan dalam menjalankan puasa ini adalah makan sahur, dan sebaik-baik sahur adalah di akhir waktu.

Pembina Majelis Nurul Ilmi Kota Kendari, Ustadz Mahyuddin mengatakan, waktu pelaksanaan sahur saat ingin berpuasa, khususnya di bulan Ramadan mempunyai banyak dalil.

Riwayat tentang waktu sahur kata dia, banyak. Intinya dapat dikerjakan sejak pertengahan malam hingga menjelang waktu subuh.


Namun, lebih diutamakan sahur di akhir waktu. Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, bahwa, segerakanlah berbuka dan akhirkanlah sahur.

Baca juga: Apa itu Hilal? Berikut Pengertian, Fungsi dan Jadwal Pemantauan Hilal

“Pelaksanaan sahur jam 2 atau jam 3 tetap dibolehkan. Namun, disunnahkan untuk mengakhirkan pelaksanaannya,” katanya, Selasa (13/4/2021).

Adapun hikmahnya ketika seseorang melakukan sahur ketika hendak berpuasa yang dikutip dari islam.nu.or.id, sebagai berikut:

Pertama, agar kita cukup kuat menahan lapar dari saat awal berpuasa (waktu subuh) hingga akhir berpuasa (waktu maghrib) pada hari itu. Bandingkan dengan jika kita sahur setelah salat tarawih. Taruhlah jam 9 malam. Bisa jadi pada saat dzuhur kita sudah merasa sangat lapar. Ini bisa mengganggu puasa.

Kedua, agar jarak antara selesainya kita makan sahur dengan saat salat subuh tidak jauh. Ini memungkinkan kita untuk bersegera melakukan salat subuh di awal waktu.

Ketiga, sudah banyak bukti orang tidur kembali setelah makan sahur, misalnya karena waktu subuh dirasa masih lama, maka salat subuhnya menjadi kesiangan karena terlambat bangun. Ini adalah kerugian besar. (B)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga