Siswi SMAN 2 Kendari Raih Prestasi Lewat Esai Etno-Matematika

Erni Yanti, telisik indonesia
Jumat, 29 Mei 2026
0 dilihat
Siswi SMAN 2 Kendari Raih Prestasi Lewat Esai Etno-Matematika
Siswi SMAN 2 Kendari, Faniza Audelia, menerima trofi penghargaan usai berhasil meraih prestasi dalam ajang lomba esai tingkat pelajar dengan mengangkat tema Etno-Matematika berbasis budaya lokal. Foto: Ist

" Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar SMAN 2 Kendari melalui ajang lomba esai tingkat pelajar "

KENDARI, TELISIK.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar SMAN 2 Kendari melalui ajang lomba esai tingkat pelajar.

Siswi bernama Faniza Audelia, berhasil menunjukkan kemampuan akademiknya dengan mengangkat tema etno-matematika yang memadukan budaya lokal dan pembelajaran Matematika.

Dalam lomba tersebut, Faniza membawakan karya tulis berjudul “Akrab dengan Geometri melalui Mad Culture sebagai Pendekatan Etno-Matematika dalam Pembelajaran Matematika Berkelanjutan.

Karya itu mengangkat konsep pembelajaran matematika berbasis budaya agar lebih mudah dipahami dan menarik bagi siswa.

Baca Juga: Listrik Naik Turun Bertahun-tahun di Kaledupa Wakatobi, Ratusan Alat Elektronik Warga Rusak

Faniza mengaku proses penyusunan esai tidak berjalan mudah. Ia harus melewati banyak revisi bersama guru pembimbing untuk menyempurnakan isi dan struktur penulisan karya ilmiahnya.

“Banyak tantangan selama proses pengerjaan esai, mulai dari revisi dari guru pembimbing sampai kondisi kesehatan yang sempat membuat pengerjaan terhambat,” ujarnya.

Meski demikian, Faniza tetap berusaha menyelesaikan esainya sebelum batas akhir pengumpulan. Kerja kerasnya membuahkan hasil setelah dirinya diumumkan masuk dalam lima besar finalis lomba.

Tidak berhenti sampai di situ, Faniza juga mempersiapkan presentasi secara maksimal untuk menampilkan hasil karyanya di hadapan dewan juri.

Baca Juga: BPR Bahteramas Kendari Tebar Kepedulian, Tukang Parkir hingga Warga Jalanan Kebagian Daging Kurban

Ide tentang Etno-Matematika tersebut, kata Faniza, awalnya muncul dari hasil pencarian referensi secara mandiri di internet sebelum kemudian dikembangkan bersama guru pembimbing hingga menjadi sebuah karya tulis utuh.

Menurutnya, pengalaman mengikuti lomba menjadi pelajaran penting untuk terus meningkatkan kemampuan, terutama dalam teknik presentasi dan penulisan karya ilmiah.

“Ke depan saya ingin meningkatkan teknik presentasi, memperbaiki struktur penulisan esai, serta penggunaan kata dan kalimat agar lebih baik lagi,” katanya. (C)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga