adplus-dvertising

Tak Ada Rambu, Sekolah Manfaatkan Kursi Belajar Jadi Palang di Jalan

Boy Candra Ferniawan, telisik indonesia
Selasa, 14 September 2021
240 dilihat
Tak Ada Rambu, Sekolah Manfaatkan Kursi Belajar Jadi Palang di Jalan
Tampak kursi belajar dipasang di depan SDN 3 Mandati, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Foto: Boy/Telisik

" Ke depannya akan dipasang peringatan berupa rambu agar pengendara berhati-hati dalam berkendara di area sekolah "

WAKATOBI, TELISIK.ID - Siswa Sekolah Dasar (SD) yang terletak di pinggir jalan raya, sangat rentan mengalami kecelakaan lalu lintas.

Zona Selamat Sekolah pun diterapkan. Namun sayang, penerapan zona selamat sekolah terkadang tak maksimal.  

Seperti yang terlihat di SDN 3 Mandati, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, yang menggunakan alat seadanya berupa kursi belajar dengan bertuliskan: "Hati-Hati Tempat Penyeberangan Anak Sekolah" di depan gerbang sekolah.

"Peluang terjadi kecelakaan sangat tinggi. Sekolahnya di pinggir jalan apalagi berdekatan dengan Pasar Sentral Wangi-Wangi. Jadi siswa perlu waspada. Jika tidak, mereka akan jadi korban ketidakdisiplinan pengguna jalan," ungkap Muhamadin, Satpam SDN 3 Mandati Selasa (14/9/2021).

Kepada Telisik.id dia mengakui sering terjadi kecelakaan anak-anak di area jalanan. Apalagi kalau pengendara yang melaju cepat tidak hati-hati, sehingga perlu dipasang peringatan di jalanan.

"Pernah ada kecelakaan siswa belum lama ini. Jadi di zona ini, diharapkan ada perhatian pengemudi dengan mengurangi kecepatan," tambahnya.

Sementara itu Kepala SDN 3 Mandati, La Ode Ugu mengungkapkan, dipasangnya kursi sebagai bentuk tanggap sekolah. Karena anak adalah kelompok rentan pengguna jalan, dan belum sepenuhnya sadar akan bahaya lalu lintas.

Baca Juga: Klaim Tanah Bank Sultra Capem Ereke, Warga Dipersilakan Tempuh Jalur Hukum

Baca Juga: Alhamdulillah, Peserta Seleksi CPNS dan PPPK Guru di Wakatobi Kebagian Swab Antigen Gratis

"Pernah ada anak yang belum menyeberang dan belum sempat memperhatikan kiri dan kanan, tiba-tiba ada kendaraan yang nyelonong dan menabrak anak tersebut. Sampai sekarang kondisi lengannya masih memar. Dulu juga ada anak yang kecelakaan hingga orang tuanya datang marah-marah di sekolah," ungkap La ode Ugu.

Dia mengatakan, ke depannya akan dipasang peringatan berupa rambu agar pengendara berhati-hati dalam berkendara di area sekolah.

"Dengan adanya palang kursi yang dipasang, Alhamdulillah cukup efektif. Kendaraan sudah mulai mengerti imbauan tersebut," tutupnya. (B)

Reporter: Boy Candra Ferniawan

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga