adplus-dvertising

Tidur Pulas di Rel, Warga Aceh Tewas Ditabrak Kereta Api di Medan

Ones Lawolo, telisik indonesia
Minggu, 16 Agustus 2020
4010 dilihat
Tidur Pulas di Rel, Warga Aceh Tewas Ditabrak Kereta Api di Medan
Korban Rizwan yang tewas ditabrak kereta api. Insert: Rel kereta tempat Rizwan tertidur pulas sebelum ditabrak. Foto: Ones Lawolo/Telisik

" Iya benar. Berdasarkan keterangan saksi, korban sedang tidur di rel kereta api saat melintas dari jurusan Medan - Kualanamu. Jasad korban sudah dibawa di RSU Pirngadi Medan untuk diotopsi. "

MEDAN, TELISIK.ID - Seorang pria bernama Rizwan, tewas ditabrak kereta api di Jalan Sempurna Bengkel, Kecamatan Medan Tembung, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Minggu (16/08/2020) sekira pukul 05.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Telisik.id, saat kejadian, korban yang diperkirakan berusia sekitar 59 tahun itu diduga sedang tidur nyenyak di rel kereta api sehingga kedatangan kereta api jurusan Medan - Kualanamu tersebut tidak didengarkan.

Akibatnya, pria yang berdomisili di Lambarin Jurung Raya, Provinsi Aceh itu tewas di tempat karena luka parah di sekujur tubuhnya. Saksi mata bernama Ariando dan Arisutopo langsung memberitahukan insiden tersebut kepada petugas kepolisian Polsek Percut Sei Tuan.


Baca juga: Keluarga Pelaku Pembunuhan di Jalan Mekar Minta Maaf ke Pihak Korban

Kapolsek Percut Seituan, AKP Ricky Pripurna Atmaja melalui Kanit Reskrim, Iptu Rianto membenarkan peristiwa tragis tersebut. Dia mengatakan, berdasarkan keterangan kedua saksi, mereka melihat korban tertidur pulas di rel kereta api di Jalan Sempurna Bengkel.

"Iya benar. Berdasarkan keterangan saksi, korban sedang tidur di rel kereta api saat melintas dari jurusan Medan - Kualanamu. Jasad korban sudah dibawa di RSU Pirngadi Medan untuk diotopsi," kata Iptu Rianto kepada Telisik.id.

Sementara keluarga korban, kata Iptu Rianto, tidak diketahui keberadaannya di Kota Medan. Untuk sementara, jasad korban dievakuasi ke ruang Instalasi Jenazah RSU Pirngadi Medan.

Reporter: Ones Lawolo

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga