UHO Kukuhkan 749 Lulusan 2026 Berkualitas, Generasi Adaptif dan Berdaya Saing Disiapkan

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Jumat, 08 Mei 2026
0 dilihat
UHO Kukuhkan 749 Lulusan 2026 Berkualitas, Generasi Adaptif dan Berdaya Saing Disiapkan
Suasana prosesi wisuda Universitas Halu Oleo di Auditorium Mokodompit yang di gelar Kamis (7/5/2026). Foto: Ana Pratiwi/Telisik

" Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui prosesi wisuda yang digelar Kamis (7/5/2026) "

KENDARI, TELISIK.ID - Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui prosesi wisuda yang digelar Kamis (7/5/2026).

Sebanyak 749 lulusan dari jenjang diploma, sarjana, profesi, magister hingga doktor resmi dikukuhkan dan siap memasuki dunia kerja maupun pengabdian di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Ratusan lulusan tersebut berasal dari 14 fakultas dan Pascasarjana dengan capaian akademik yang membanggakan. Sejumlah program studi bahkan mencatatkan lulusan dengan IPK sempurna 4,0, menandakan kualitas akademik dan pembinaan yang terus diperkuat oleh UHO.

Lulusan terbaik tingkat universitas diraih Nur Grace dari Program Studi Sastra Inggris S1 Fakultas Ilmu Budaya dengan IPK 3,95 dan masa studi 3 tahun 9 bulan. Capaian itu menjadi gambaran daya saing mahasiswa UHO dalam bidang akademik maupun pengembangan kompetensi.

Adapun rincian lulusan UHO pada wisuda periode Mei 2026 yakni Pascasarjana meluluskan 7 doktor dengan rata-rata IPK 3,91 dan masa studi 3 tahun 2 bulan, serta 16 magister dengan rata-rata IPK 3,85 dan masa studi 2 tahun 1 bulan.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) meluluskan 158 sarjana dengan rata-rata IPK 3,52 dan masa studi 4 tahun, serta 1 magister dengan IPK 3,85 dan masa studi 1 tahun 7 bulan.

Baca Juga: Perebutan Kursi Dekan FISIP UHO 2026-2030 Resmi Dimulai, Prinsip Transparan dan Akuntabel Diterapkan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) meluluskan 29 sarjana dengan rata-rata IPK 3,63 dan masa studi 3 tahun 9 bulan, serta 8 magister dengan rata-rata IPK 3,92 dan masa studi 1 tahun 6 bulan.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) meluluskan 63 sarjana dengan rata-rata IPK 3,56 dan masa studi 4 tahun.

Fakultas Pertanian meluluskan 12 sarjana dengan rata-rata IPK 3,25 dan masa studi 4 tahun 6 bulan, serta 1 magister dengan IPK 3,8 dan masa studi 3 tahun 6 bulan.

Fakultas Teknik meluluskan 34 sarjana dengan rata-rata IPK 3,38 dan masa studi 4 tahun 9 bulan. Fakultas ini juga meluluskan 6 lulusan Diploma Tiga dengan rata-rata IPK 3,25 dan masa studi 3 tahun 6 bulan.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) meluluskan 20 sarjana dengan rata-rata IPK 3,34 dan masa studi 4 tahun 3 bulan, serta 7 lulusan Diploma Tiga dengan rata-rata IPK 3,36 dan masa studi 2 tahun 9 bulan.

Fakultas Hukum meluluskan 33 sarjana dengan rata-rata IPK 3,58 dan masa studi 4 tahun 3 bulan. Program Magister Fakultas Hukum meluluskan 47 orang dengan rata-rata IPK 3,95 dan masa studi 1 tahun 9 bulan.

Fakultas Kedokteran meluluskan 13 sarjana dengan rata-rata IPK 3,11 dan masa studi 3 tahun 9 bulan. Selain itu, Fakultas Kedokteran juga meluluskan 51 profesi dokter dan ners dengan rata-rata IPK 3,63 dan masa studi 1 tahun 10 bulan.

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) meluluskan 14 sarjana dengan rata-rata IPK 3,7 dan masa studi 3 tahun 9 bulan, serta 12 magister dengan rata-rata IPK 3,95 dan masa studi 1 tahun 9 bulan.

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) meluluskan 1 sarjana dengan IPK 3,65 dan masa studi 3 tahun 8 bulan.

Fakultas Peternakan meluluskan 7 sarjana dengan rata-rata IPK 3,47 dan masa studi 4 tahun.

Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) meluluskan 10 sarjana dengan rata-rata IPK 3,45 dan masa studi 4 tahun 1 bulan.

Fakultas Farmasi meluluskan 1 sarjana dengan IPK 3,46 dan masa studi 3 tahun 7 bulan, 2 magister dengan IPK sempurna 4,0 dan masa studi 1 tahun 9 bulan, serta 155 profesi apoteker dengan rata-rata IPK 3,79 dan masa studi 1 tahun 2 bulan.

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) meluluskan 41 sarjana dengan rata-rata IPK 3,53 dan masa studi 4 tahun 1 bulan.

Dalam wisuda tersebut, sejumlah mahasiswa juga ditetapkan sebagai lulusan terbaik tingkat fakultas dan Pascasarjana. Untuk Pascasarjana, predikat terbaik diraih Muhamad Irfan Rama dari Program Studi Ilmu Manajemen Konsentrasi Manajemen Administrasi Publik dengan IPK 4,0 dan masa studi 2 tahun 8 bulan, serta Sri Sulastri dari Program Studi Pendidikan Seni S2 dengan IPK 4,0 dan masa studi 1 tahun 6 bulan.

Di tingkat fakultas, Diah Sugiarni dari Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah FKIP meraih IPK 3,85 dengan masa studi 3 tahun 8 bulan. Dari FEB, Arista dari Program Studi Akuntansi mencatat IPK 3,91 dengan masa studi 3 tahun 9 bulan.

Fakultas Teknik mencatat lulusan terbaik dari Program Studi Teknik Informatika dengan IPK 3,94 dan masa studi 3 tahun 7 bulan. Sementara FMIPA mencatat lulusan terbaik dari Program Studi Matematika dengan IPK 3,72 dan masa studi 3 tahun 9 bulan.

Di Fakultas Hukum, lulusan terbaik berasal dari Program Studi Ilmu Hukum dengan IPK 3,79 dan masa studi 3 tahun 9 bulan. Fakultas Kesehatan Masyarakat menetapkan lulusan terbaik dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dengan IPK 3,89 dan masa studi 3 tahun 9 bulan.

Fakultas Kedokteran mencatat Nurfahrila Fahda sebagai lulusan terbaik Program Pendidikan Profesi Ners dengan IPK sempurna 4,0 dan masa studi 1 tahun 2 bulan.

Fakultas Peternakan mencatat lulusan terbaik dengan IPK 3,82 dan masa studi 3 tahun 8 bulan, sedangkan Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan mencatat IPK terbaik 3,74 dari Program Studi Manajemen Hutan.

Di Fakultas Farmasi, Fandi Ahmad dari Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker meraih IPK 4,0 dengan masa studi 1 tahun 2 bulan.

Baca Juga: Delegasi UCLG ASPAC 2026 Tanam Pohon di Kebun Raya Kendari, Gaungkan Komitmen Kota Hijau

Rektor UHO dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukan akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat.

“Wisuda bukanlah akhir untuk berhenti belajar, namun sebaliknya ilmu yang sudah anda dapatkan di kampus ini digunakan untuk kemaslahatan umat manusia dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin kompleks ke depan,” ujar Rektor.

Ia juga mengingatkan lulusan agar terus meningkatkan kapasitas diri dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang berlangsung cepat.

“Bekali diri dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang memadai, agar anda bisa lebih baik, selalu kreatif, inovatif dan adaptif terhadap pembaruan dan mampu menyesuaikan diri dari berbagai tantangan,” lanjutnya.

UHO juga menaruh perhatian pada penguatan konektivitas alumni melalui program tracer study yang menjadi salah satu indikator penilaian akreditasi perguruan tinggi oleh BAN-PT. Melalui program tersebut, kampus dapat memetakan penyerapan lulusan di dunia kerja sekaligus menyelaraskan kompetensi alumni dengan kebutuhan industri.

Dengan jumlah lulusan baru yang terus bertambah setiap periode, UHO menunjukkan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia Timur yang terus berupaya menghadirkan lulusan berkualitas, adaptif, dan berdaya saing global. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga