Kekeringan Akibat Elnino jadi Bencana Paling Banyak, Sulawesi Tenggara Punya 6 Titik Panas

Adinda Septia Putri, telisik indonesia
Rabu, 11 Oktober 2023
0 dilihat
Kekeringan Akibat Elnino jadi Bencana Paling Banyak, Sulawesi Tenggara Punya 6 Titik Panas
Senior forecaster, Siti Risnayah mengatakan, Sulawesi Tenggara punya 40 titik panas tersebar. Foto: Adinda Septia Putri/Telisik

" Bulan Peringatan Resiko Bencana (PRB) diperingati pada Oktober setiap tahunnya. Tahun ini, Sulawesi Tenggara dapat kehormatan menjadi tuan rumah peringatan PRB nasional "

KENDARI, TELISIK.ID - Bulan Peringatan Resiko Bencana (PRB) diperingati pada Oktober setiap tahunnya. Tahun ini, Sulawesi Tenggara dapat kehormatan menjadi tuan rumah peringatan PRB nasional.

Bencana yang banyak menimpa hampir di seluruh wilayah Indonesia termasuk Sulawesi Tenggara baru-baru ini adalah kekeringan akibat badai elnino. Hal itu diakui oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian saat pembukaan PRB Nasional 2023, Rabu (11/10/2023).

Ia mengingatkan, beberapa tempat seperti gunung dan tempat pembuangan sampah akhir saat ini sangat mudah dan cepat terbakar, salah satu solusi yang diberikan BNPB untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan waterbomb melalui bantuan pemadam kebakaran juga teknologi modifikasi cuaca untuk mendatangkan hujan.

Baca Juga: Ribuan Hektare Hutan di Kolaka Utara Potensi Terbakar jika Elnino Berkepanjangan

Di Sulawesi Tenggara sendiri, sudah ada enam titik panas yang perlu diwaspadai masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan. Rustian juga mengatakan, pemerintah perlu punya penganggaran untuk penanganan bencana, sementara BNPB hanya bisa membantu hal-hal tambahan untuk melengkapi kekurangan dalam penganggaran daerah.

Tempat yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto mengatakan, pihaknya mengusahakan anggaran untuk bantuan dampak kekeringan akibat elnino, akan tetapi ia masih mendiskusikan bersama tim anggaran tentang berapa budget yang bakal dianggarkan untuk hal tersebut.

Baca Juga: Fenomena El Nino Diprediksi hingga Februari 2024, BMKG Imbau Waspada Kekeringan

Forecaster Senior Badan Klimatologi Sulawesi Tenggara, Siti Risnayah melaporkan data terakhir, ada sekitar 40 titik panas di Sulawesi Tenggara dengan tingkat kepercayaan yang berbeda-beda. Titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi sendiri ada enam titik yang berada di Kolaka Timur, Bombana, Muna dan Buton Selatan.

Ia memperkirakan elnino bakal terjadi sampai tahun depan, puncaknya diprediksi berada pada Desember 2023 dan bakal mulai menurun hingga Maret 2024.

Kata Risnayah, efek kekeringan akibat badai elnino dapat melemah ketika angin monsun masuk di wilayah Sulawesi Tenggara. Hal tersebut karena kekuatan angin monsun asia bisa melemahkan kekuatan badai elnino. (A)

Penulis: Adinda Septia Putri

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga