Profil Haerul Saleh: Anggota BPK RI Asal Sulawesi Tenggara Wafat Usai Kebakaran di Jakarta

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 08 Mei 2026
0 dilihat
Profil Haerul Saleh: Anggota BPK RI Asal Sulawesi Tenggara Wafat Usai Kebakaran di Jakarta
Anggota BPK RI asal Sulawesi Tenggara, Haerul Saleh, wafat akibat kebakaran di Jakarta, Jumat (8/5/2026). Foto: Instagram@haerul_aco

" Kabar duka datang dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) setelah Haerul Saleh dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran rumah "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kabar duka datang dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) setelah Haerul Saleh dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran rumah di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat, (8/5/2026) pagi.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengaku terkejut mendengar kabar wafatnya Haerul Saleh. Ia mengenang almarhum sebagai sosok sahabat yang dekat sejak masa kaderisasi Partai Gerindra menjelang Pemilu 2014.

“Iya. Saya sangat kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014 satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau bantu. Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun,” kata Habiburokhman saat dimintai konfirmasi awak media soal kabar Haerul Saleh meninggal dunia akibat kebakaran, seperti dikutip dari Detiknews, Jumat (8/5/2026).

Habiburokhman juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Menurutnya, Haerul Saleh merupakan figur muda yang memiliki perjalanan politik cukup panjang sejak aktif di Partai Gerindra hingga menjadi anggota BPK RI.

“Kita doakan beliau husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Habiburokhman.

Baca Juga: Video Amien Rais Sentil Teddy-Prabowo Disebut Langgar HAM, Begini Penjelasan Pigai

Informasi kebakaran tersebut juga dibenarkan petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta. Rumah yang terbakar berada di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02, Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

“Korban satu orang warga meninggal dunia. Untuk data masih dalam penyelidikan,” ujar petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta.

Kebakaran dilaporkan warga sekitar pukul 07.53 Wib. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran bersama 48 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Operasi penanganan api dimulai pukul 08.07 Wib dan dinyatakan selesai pada pukul 08.49 Wib.

Hingga kini, penyebab kebakaran maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan petugas berwenang.

Kabar meninggalnya Haerul Saleh juga ramai beredar di grup WhatsApp dan media sosial warga Sulawesi Tenggara. Salah satu pesan berantai menyebutkan bahwa kebakaran terjadi di ruang kerja rumah pribadi almarhum.

“Assalamu alqikum telah berpulang kerahmatullah Bapak Haerul Saleh/Aco di kediaman nya karena kebakaran di ruang kerja nya lantai 4,” demikian isi pesan yang beredar.

Pesan lainnya menyebutkan kondisi keluarga korban saat kejadian berlangsung.

“Kebakaran dilantai 4,,,baru istri dan keluarga lg dirumah sakit,,yg ada security dibawahki,” demikian isi pesan berantai tersebut.

Meski begitu, informasi detail terkait kondisi keluarga dan penyebab kebakaran belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak keluarga maupun aparat kepolisian.

Haerul Saleh lahir di Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 12 Agustus 1981. Politikus Partai Gerindra itu dikenal sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tenggara sebelum terpilih menjadi anggota BPK RI periode 2022–2027.

Ia menjabat sebagai Anggota IV BPK RI sejak 19 April 2022. Sebelumnya, Haerul Saleh pernah menjadi anggota DPR RI periode 2014–2019 dan kembali masuk Senayan melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu pada 2020 menggantikan Imran yang meninggal dunia.

Dalam perjalanan organisasinya, Haerul Saleh aktif di sejumlah organisasi kepemudaan dan profesi. Ia pernah menjabat Wakil Ketua KNPI Kabupaten Kolaka pada 2003, Bendahara KNPI Kabupaten Kolaka pada 2005, hingga Ketua Bidang Keuangan DPP Partai Gerindra periode 2015–2020.

Baca Juga: Heboh Panglima Kopassus Tampar Protokoler Istana, Begini Penjelasannya

Di bidang pendidikan, Haerul Saleh menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 9 Kolaka, kemudian melanjutkan ke Pesantren IMMIM Ujung Pandang, SMA Hasrati Kendari, dan meraih gelar sarjana hukum di Universitas Satria pada 2008.

Selain berkiprah di politik, Haerul Saleh juga dikenal sebagai pengusaha. Ia tercatat pernah menduduki posisi Direktur Utama PT Kolaka Inti Karya, Direktur Utama Masalle Group, Direktur CV Bunga Coklat, hingga Komisaris Utama PT Kolaka Inti Perkasa.

Pada 2022, Haerul Saleh terpilih menjadi anggota BPK RI setelah mengikuti fit and proper test di DPR RI. Dalam proses pemilihan tersebut, ia memperoleh 37 suara dan menjadi peraih suara terbanyak kedua setelah Isma Yatun. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga