adplus-dvertising

Video Pengeroyokan Diduga Oknum Marinir di Lokasi Tambang Kolut Viral

Muh. Risal H, telisik indonesia
Jumat, 03 Desember 2021
18187 dilihat
Video Pengeroyokan Diduga Oknum Marinir di Lokasi Tambang Kolut Viral
Hasil tangkapan layar video pengeroyokan oknum TNI AL di lokasi Jetty PT KRM di Kecamatan Batu Putih, Kolaka Utara. Foto: Ist.

" Video pengeroyokan yang diduga salah satu oknum anggota marinir Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lokasi jetty milik PT Kurnia Mining Resources (KMR) di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) beredar luas di media sosial WhatsApp dan Facebook "

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Video pengeroyokan yang diduga salah satu oknum anggota marinir Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lokasi jetty milik PT Kurnia Mining Resources (KMR) di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) beredar luas di media sosial WhatsApp dan Facebook.

Menurut informasi yang dihimpun Telisik.id, insiden pengeroyokan oleh sejumlah massa terhadap seorang anggota TNI AL yang belakangan disebut berinisial B itu, diduga terjadi pada Kamis (2/12/2021).

Oknum TNI AL, B tampak menjadi bulan-bulanan massa di lokasi kejadian saat proses muat-bongkar ore nikel ke tongkang sedang berlangsung.


Dalam video berdurasi 0,32 detik itu, sang anggota tampak tersungkur ke tanah setelah mendapat hantaman dari sejumlah massa.

Saat terjatuh ke tanah, beberapa tendangan tampak mendarat ke sekujur tubuhnya hingga terlihat tidak bergerak lagi.

Baca Juga: Pelaku Pembacokan di Baubau Berhasil Dibekuk

Saksi mata di lokasi kejadian yang namanya minta diinisialkan yakni A mengungkapkan, sejumlah massa tampak membawa senjata tajam jenis parang dan beberapa diantaranya memegang sepotong balok.

Meski demikian, kata A oknum TNI AL tersebut tidak sampai terkena hantaman senjata tajam.  

Kapolsek Batu Putih, Iptu Julius Pulung yang coba dikonfirmasi awak media pasca pengeroyokan itu berlangsung tidak mengangkat telepon, pesan WhatsApp pun juga tidak dibalas.

Sementara itu, Babinsa Batu Putih, Risal yang dikonfirmasi via selular membenarkan adanya aksi pengeroyokan tersebut.

Awalnya, ia mendapat laporan jika ada aksi penahanan tongkang yang sandar di jetty PT KMR dan kendaraan hauling yang sementara beraktivitas.

Saat terjadi kerusuhan, ia sempat menenangkan salah seorang sopir kendaraan yang disebut berinisial R yang memiliki kedekatan kekeluargaan dengan pihak perusahaan terkait.

"Sang sopir awalnya menyampaikan hanya ke luar lokasi. Tetapi, rupanya mereka kembali lagi dengan membawa massa dan teriak-teriak mencari pak B. Saat itu pak B sementara makan di samping eksavator," terangnya, Jumat (3/12/2021).

Kata dia, situasi mulai memanas saat keduanya bertemu. Oknum TNI AL tersebut diburu massa dan sempat dilempar batu sebanyak dua kali hingga terjatuh.

Baca Juga: Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan dengan Kaki Patah

"Di saat tersungkur, beberapa pukulan dan tendangan mendarat di tubuhnya.

Saat itu saya baru tahu jika dia anggota. Saya pun melerai massa. Saat pingsan, saya tidak tahu pak B dibawa ke mana karena saya masih di lokasi (jetty)," ujarnya.

Dirinya menyampaikan belum melakukan pelaporan ke pimpinannya karena menunggu respon dari pihak TNI AL dan laporan pengaduan korban atau perusahaan ke pihak kepolisian.

Informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, B diketahui mengantongi surat tugas dari PT Kurnia Teknik Jayatama (KTJ).

Penghentian aktivitas hauling bermula dari pemindahan kargo PT KTJ ke jetty PT KMR tanpa sepengetahuan perusahaan.

Saat itu, kedua pihak bersepakat agar setiap pengisian harus melakukan konfirmasi ke PT KTJ. Namun, beberapa kali pengiriman rupanya tidak ada pemberitahuan ke PT KTJ.

Perusahaan geram dan mengarahkan B agar menghentikan aktivitas muat bongkar tersebut, hingga memicu kericuhan.

Hingga berita ini dibuat, belum ada laporan resmi dari pihak kepolisian. Namun berdasarkan informasi terkini, jajaran Polres Kolut dikabarkan telah berada di lokasi. (B)

Reporter: Muh. Risal H

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga