Viral, Dukun Obati Pasien dengan Mantra Vulgar hingga Pakai Gerakan Salat
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 31 Maret 2026
0 dilihat
Video pengobatan alternatif di Sinjai viral, memicu polemik akibat mantra dan ritual dinilai menyimpang. Foto: Repro Liputan6
" Kasus pengobatan alternatif yang dilakukan seorang dukun di Kabupaten Sinjai menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial "


SINJAI, TELISIK.ID - Video pengobatan alternatif viral, memicu polemik setelah ritual dan mantra dinilai menyimpang. Kasus pengobatan alternatif yang dilakukan seorang dukun di Kabupaten Sinjai menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Praktik tersebut menuai perhatian karena memuat mantra yang dinilai tidak pantas serta gerakan ritual yang menyerupai salat.
Dukun bernama Risal akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah video tersebut tersebar luas. Permintaan maaf itu disampaikan usai dirinya bertemu dengan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat. Dalam video klarifikasinya, Risal terlihat mengenakan kemeja merah, songkok, dan sarung berwarna hitam.
"Saya memohon maaf atas video saya yang viral. Saya pribadi tidak mengulangi lagi," ujar Risal dalam videonya, seperti dikutip dari Detik, Selasa (31/3/2026).
Pertemuan tersebut turut melibatkan Ketua I MUI Sinjai, Fadhlullah Marzuki, yang memberikan penjelasan terkait praktik yang dilakukan Risal. Ia menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengobatan alternatif spiritual yang dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian masyarakat.
Baca Juga: Dapur Pria Viral Joget Pamer Untung MBG Rp 6 Juta Sehari Dihentikan BGN, Disebut Punya 7 Titik SPPG
Menurut Marzuki, praktik tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menilai penggunaan mantra dengan kata-kata yang tidak pantas, serta penggabungan dengan gerakan yang menyerupai ibadah, dapat mencederai nilai-nilai agama.
"Mencampurkan kalimat mulia dengan kata-kata yang tidak pantas itukan mencederai nilai-nilai prinsip agama. Dalam hal ini agama memiliki aturan yang jelas terkait adab dan tata cara berdoa," sebutnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih metode pengobatan alternatif. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa praktik yang dijalankan tidak menyimpang dari ajaran agama maupun norma yang berlaku.
"Kami bukan berarti menghalang-halangi mata pencaharian orang, namun kami sangat sayangkan caranya. Kami mengingatkan pentingnya menjaga adab dalam penggunaan doa, terutama ketika disampaikan kepada masyarakat luas," bebernya.
Dalam pernyataan lanjutan, Marzuki juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu langsung dengan Risal dan menerima permintaan maaf yang disampaikan. Ia mengajak masyarakat untuk mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut.
"Saya telah bertemu Risal dan (dia) telah meminta maaf ke publik. Allah saja bisa memaafkan, apalagi kita sesama manusia, kita mengambil hikmah bahwa siapapun bisa berbuat salah dan khilaf," sambung Fadhlullah.
Baca Juga: Viral Link Video Kebaya Hitam No Sensor Gegerkan Medsos, Berikut Penjelasannya
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Sinjai juga turut menindaklanjuti kasus tersebut. Pihak kepolisian melakukan pemantauan terhadap video yang beredar serta menjadwalkan pemeriksaan terhadap Risal guna mendalami praktik yang dilakukan.
"Yang pasti kami lakukan monitoring dan pengawasan terkait video yang viral tersebut. Kami juga sudah menjadwalkan pemeriksaan yang bersangkutan," ujar Kasat Reskrim Polres Sinjai Iptu Adi Asrul.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena melibatkan praktik pengobatan alternatif yang bersinggungan dengan nilai-nilai keagamaan. Aparat dan tokoh masyarakat mengimbau agar masyarakat tetap selektif dalam menerima informasi serta bijak dalam memilih layanan pengobatan di tengah maraknya konten viral. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS