TIBET, TELISIK.ID - Pada umumnya laki-laki yang memiliki istri lebih dari satu disebut poligami. Namun di negara ini seorang istri diperbolehkan memiliki suami banyak.
Hal itu disebut poliandri, istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan pernikahan antara seorang wanita dengan beberapa pria.
Melansir dari laman Haibunda.com, fenomena poliandri di masyarakat adalah sesuatu yang langka dan jarang terjadi. Namun, ada dua daerah yang paling terkenal dengan poliandri dan terus dipraktikkan hingga kini. Daerah tersebut adalah Dataran Tinggi Tibet dan Kepulauan Marquesas.
Di Tibet sendiri terdapat sebuah keluarga besar. Mereka tinggal di sebuah desa bernama Sakya, yakni sejauh 400 km barat Kota Lhasa.
Keluarga ini memiliki satu orang istri, tiga orang suami, dan lima orang anak, Bunda. Suami pertamanya adalah seorang dokter yang bekerja di desa. Suami keduanya adalah seorang penggembala yang selalu menjaga keluarga bersama sang istri. Sementara suami termuda bekerja di kota Lhasa setelah lulus dari universitas.
