MUNA BARAT, TELISIK.ID – Harga nilam yang melonjak naik memberikan keuntungan bagi petani dan penjual kemasan minuman bekas di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Mereka pun menjadikan bisnis ini sebagai sumber cuan yang menggiurkan.
Tanaman semak tropis yang dikenal dengan nama ilmiah Pogostemon cablin ini, menghasilkan minyak dengan harga yang menjanjikan, sehingga banyak masyarakat yang berbondong-bondong menanam nilam.
Pantauan telisik.id di Desa Tangkumaho, Kecamatan Napano Kusambi, menunjukkan bahwa hampir setiap pelataran rumah warga ditanami nilam. Tak hanya di Desa Tangkumaho, sejumlah desa lain di Muna Barat juga mulai giat menanam nilam sebagai sumber pendapatan.
Fahri, warga Desa Tangkumaho, mengatakan bahwa selain mengolah kayu, ia juga menanam nilam karena potensi penghasilannya yang menggiurkan.
Baca Juga: Pasar Rakyat Burangasi Buton Selatan Habiskan Rp 5 Miliar Tak Lagi Beroperasi
