WFA ASN dan Swasta Disiapkan Pasca Idul Fitri 1447 H, Respons Lonjakan Harga Minyak Dunia

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Sabtu, 21 Maret 2026
0 dilihat
WFA ASN dan Swasta Disiapkan Pasca Idul Fitri 1447 H, Respons Lonjakan Harga Minyak Dunia
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) sedang melaksanakan upacara pagi. Foto: Repro KemenPAN-RB

" Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan work from home atau WFH yang akan diberlakukan bagi aparatur sipil negara serta pekerja swasta selama satu hari dalam sepekan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan work from home atau WFH yang akan diberlakukan bagi aparatur sipil negara serta pekerja swasta selama satu hari dalam sepekan.

Kebijakan ini dirancang sebagai respons terhadap meningkatnya harga minyak dunia yang dipengaruhi dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa skema tersebut masih dalam tahap pengkajian teknis. Ia menegaskan bahwa fleksibilitas kerja menjadi salah satu opsi untuk mendorong efisiensi di tengah tekanan ekonomi global yang tidak menentu.

"Terkait dengan kajian bahwa dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi daripada waktu kerja di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home," kata Airlangga usai melakukan rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana, Jakarta, seperti dikutip dari Kompas, Sabtu (21/3/2026).

Baca Juga: Sejumlah Komponen APBN 2026 Dipangkas Purbaya dari Efisiensi Anggaran, Berikut Penjelasannya

Dalam penjelasannya, Airlangga menyebutkan bahwa pemerintah merencanakan penerapan WFH dilakukan selama satu hari dalam lima hari kerja. Skema tersebut diharapkan mampu mengurangi mobilitas harian pekerja yang berdampak pada konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak.

"Satu hari dalam lima hari kerja," ungkap Airlangga.

Kebijakan ini tidak hanya ditujukan bagi ASN di lingkungan pemerintah pusat, tetapi juga diharapkan dapat diadopsi oleh pemerintah daerah serta sektor swasta. Pemerintah saat ini masih menyusun mekanisme pelaksanaan agar dapat berjalan seragam dan efektif di berbagai sektor.

"Nah, itu teknisnya sedang akan disiapkan, karena ini diharapkan juga tidak hanya ASN, tetapi juga swasta dan juga pemda-pemda. Nah, ini semuanya kita sedang siapkan lagi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa waktu penerapan kebijakan tersebut kemungkinan dimulai setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Namun, keputusan final terkait jadwal implementasi masih menunggu hasil pematangan konsep yang tengah dilakukan lintas kementerian dan lembaga.

"Pasca-Lebaran, tapi nanti kita akan tentukan kapan waktunya," tuturnya.

Baca Juga: Puluhan PNS 2026 Resmi Diberhentikan Gegara Bolos Kerja hingga Berbuat Asusila, Begini Penjelasannya

Pemerintah juga belum menetapkan durasi pasti penerapan kebijakan WFH ini. Evaluasi akan dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta kondisi geopolitik internasional yang terus berubah.

"Nanti kita lihat situasinya. Situasi harga minyak, situasi perang. Jadi kita ikuti situasi yang berkembang," kata Airlangga.

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah adaptif pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global. Selain itu, pendekatan fleksibilitas kerja diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek untuk menekan beban operasional tanpa mengganggu produktivitas sektor publik maupun swasta. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga